Osaka Metropolitan University melakukan kunjungan ke Departemen Teknik Geologi UGM dalam rangka riset kolaboratif mengenai topik kebencaaan alam khususnya vulkanologi. Perwakilan Osaka Metropolitan University yaitu dosen dari Departemen Geosains, Daisuke MIURA dan Mitsuru OKUNO serta empat mahasiswa. Kunjungan tersebut diterima oleh Prof. Agung Harijoko dan Dr. Haryo Edi Wibowo, ditemani oleh asisten Afif Hilman Jovian dan Mradipta Lintang A Moktikanana.
Kegiatan dilakukan selama sepekan dari Selasa (2/3) hingga Minggu (8/10). Kunjungan diawali dengan sesi jamuan makan malam yang dihadiri oleh Prof. Wahyu Wilopo, selaku Ketua Departemen Teknik Geologi. Hal ini dapat memperkuat adanya kerja sama riset antara Osaka Metropolitan University dengan Universitas Gadjah Mada khususnya pada bidang kebencaaan alam.

Kunjungan diawali dengan sesi pengenalan ilmu kebumian yang disampaikan secara interaktif dan komunikatif di area Taman Batu Departemen Teknik Geologi UGM. Para siswa dikenalkan dengan berbagai macam batuan yang didatangkan dari berbagai penjuru lokasi di Indonesia maupun mancanegara. Mereka diajak memahami bumi sebagai sistem yang terus berubah yang dilihat dari siklus batuan, bagaimana manusia memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia dari proses geologi, serta mengapa penting bagi kita untuk memahami bencana alam.

Penelitian terbaru yang dipublikasikan di jurnal internasional Tectonophysics menghadirkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai dinamika Sesar Aceh, bagian paling utara dari sistem Sesar Sumatera yang sangat aktif secara tektonik. Studi ini diketuai oleh Ir. Gayatri Indah Marliyani, S.T., M.Sc., Ph.D, IPM, dosen dan peneliti dari Departemen Teknik Geologi Universitas Gadjah Mada, bekerja sama dengan mitra internasional antara lain dari Institut de Physique du Globe de Paris (IPGP), France serta kolaborator nasional dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Aceh. Kolaborasi multi-institusi ini memperkuat integrasi data dan validasi lapangan dalam memetakan struktur sesar yang kompleks di kawasan tersebut.

