Pengalaman Pemetaan Kavling Bogorejo, Belajar Litologi Hingga Struktur

Penulis : Nickita Dwiana Melinda

 

Lokasi Pemetaan Geologi Mandiri 2025 ini terletak di Kawasan Bogorejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Dengan kavling yang tersusun atas beberapa desa-desa yang lumayan ramai penduduk yang berprofesi sebagai petani, sehingga banyak dari daerah kavling yang masih dapat dilewati sepeda motor. Kegiatan pemetaan dimulai dengan menyusuri jalan-jalan besar dan jalanan sawah yang masih dapat diakses oleh sepeda motor dan menempatkan titik-titik pengamatan di setiap lokasi yang memadai. Selain jalanan, sungai juga merupakan lokasi yang kerap dicari untuk dijadikan titik pengamatan karena banyaknya informasi mengenai batuan yang dapat ditemukan di sungai baik secara litologi hingga struktur. Setelah daerah-daerah dengan akses jalan yang memadai sudah tercover, dilanjutkan dengan daerah-daerah yang dapat dilewati dengan jalan kaki.

Terdapat beberapa wilayah yang tidak dapat diakses bahkan dengan jalan kaki, hal tersebut dikarenakan baik wilayah tersebut terlalu curam dan tidak aman dituruni, ataupun karena wilayah merupakan ladang atau sawah milik penduduk sekitar yang masih belum dipanen. Sehingga penempatan titik pengamatan dan pengambilan sampel sangat ditentukan oleh keterjangkauan lokasi pengamatan dengan jalan terdekat.

Pada Peta Geologi Regional Lembar Jatirogo dan Rembang, dapat dilihat bahwa kavling pemetaan ini terletak pada antiklin mayor yang melipat dan kemudian tererosi dan mengekspos tiga formasi batuan, dimana yang paling muda yaitu Formasi Mundu, kemudian Formasi Ledok, dan Formasi Wonocolo. Akibat kehadiran antiklin mayor tersebut, muncul kemungkinan bahwa lapisan-lapisan batuan di bawahnya menjadi perangkap reservoir minyak dan gas bumi. Sehingga terdapat beberapa lokasi yang akan menjadi titik-titik bor minyak yang terletak di tengah antiklin pada Formasi Wonocolo dengan mayoritas litologi penyusun berupa batugamping.

Kegiatan pemetaan geologi pada kavling ini semoga dapat berkontribusi terhadap potensi-potensi geologi lainnya, atau dapat menjadi data acuan kasar dalam penelitian-penelitian selanjutnya mengenai potensi migas maupun geologi yang terdapat di wilayah kavling ini.