Kehadiran Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan dalam berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk aspek pendidikan. Dalam dunia pendidikan, khususnya di perguruan tinggi, teknologi AI kini dimanfaatkan untuk beragam keperluan akademik, mulai dari pencarian referensi, perumusan ide riset, hingga mendukung proses pembelajaran dan penelitian. Adapun Universitas Gadjah Mada terus memperkuat ekosistem AI di lingkungan kampus lewat pengembangan riset dan kolaborasi dengan berbagai mitra strategis.
Granit radiogenik

- Peluruhan radioaktif (U, Th, K) pada granit menghasilkan panas.
- Batuan sedimen dengan permeabilitas rendah memperlambat pelepasan panas ke permukaan.
- Hot Sedimentary Aquifer (HSA) menyimpan dan menyalurkan fluida panas bumi.
Ekstensi dan Penipisan Kerak


Lailum Lutvi Sahrudin atau kerap disapa Lutvi (Geo-24) memiliki ketertarikan pada bidang geothermal karena melihat prospek energi panas bumi yang sangat besar di Indonesia. Menurutnya, tren transisi energi menuju energi bersih akan terus berkembang sebab geotermal adalah energi yang bisa menghasilkan emisi karbon sangat rendah, bahkan hampir tidak ada.
Ketertarikan terhadap geothermal ini mendorong Lutvi bersama tim yang terdiri dari dua mahasiswa teknik geologi dan dua mahasiswa teknik mesin untuk berpartisipasi dan menjuarai berbagai kompetisi pada bidang geothermal, yakni First Runner Up IPFEST ITB 2026, Champion OGIP UPNYK 2026 hingga First Runner Up Petrolida ITS 2026.
Sudah 64 tahun berlalu sejak HMTG FT-UGM didirikan pada 20 Mei 1962. Tiap tahunnya, diselenggarakan rangkaian acara Dies Natalis dalam rangka merayakan bertambahnya umur himpunan. Tahun ini, Dies Natalis dilaksanakan pada Sabtu, 6 Juni 2026 dengan berbagai kegiatan yang memeriahkan perayaan tersebut.
Acara diawali dengan sharing session bertema “Harmoni Lintas Generasi untuk Menjaga Tradisi, Menginspirasi, dan Mengabdi”. Sharing session ini mendatangkan tiga alumni yaitu Peter (Geo-2010), Alfredo (Geo-2009), dan Pak Rudi Hartanto (Geo-1998).
“Mulailah langkah dari langkah kecil, agar langkah langkah selanjutnya menjadi langkah hebat” -Dr. Priatin Hadi Wijaya, S.T., M.T. | Alumni Teknik Geologi UGM Angkatan 1993
Mengenal Lebih Dekat
Dr. Priatin Hadi Wijaya , atau yang akrab disapa Pak Hadi, merupakan alumni Teknik Geologi UGM angkatan 1993. Semasa kuliah, beliau pernah menjabat sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Geologi. Di tengah kesibukannya berorganisasi, beliau menjadi salah satu lulusan tercepat di angkatannya dengan predikat cumlaude, sesuatu yang cukup langka kala itu.
Inovasi tidak lahir dalam ruang hampa. Melalui Geothremal Research Centre (GRC), UGM terus menggembangkan riset dan inovasi di bidang panas bumi. Kepala GRC sekaligus dosen panas bumi Departemen Teknik Geologi FT UGM, Bu Pri (Geo-85) menegaskan bahwa kunci keberhasilan dari setiap riset dan inovasi adalah ekosistem riset yang kolaboratif. Ekosistem ini menghubungkan akademisi, industri, dan masyarakat dalam suatu jaringan yang saling menopang sehingga hasil penelitian dapat berkembang menjadi solusi yang memberikan manfaat nyata.
Air Minum dalam Kemasan (AMDK) berasal dari berbagai jenis sumber air, salah satunya mata air pegunungan yang dikenal memiliki kualitas alami yang baik. Namun, tidak sedikit yang bertanya, bagaimana sumber air tersebut tetap tersedia meski dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air minum dalam jumlah besar? Jawabannya tidak hanya bergantung pada banyaknya air yang tersimpan di bawah tanah. Keberlanjutan sumber air sangat ditentukan oleh proses alami yang berlangsung di kawasan resapan (recharge area) serta upaya menjaga kelestarian lingkungan di sekitarnya. Tanpa kawasan resapan yang tetap berfungsi dengan baik, cadangan air tanah dapat berkurang dan kualitasnya lebih berisiko mengalami penurunan.
Universitas Muhammadiyah Bima (UM Bima) sukses menyelenggarakan kuliah tamu pada Rabu (24/6/2026) di Aula Kampus II dengan menghadirkan akademisi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Prof. Dr. rer. nat. Ir. Arifudin Idrus, S.T., M.T., IPU. Mengusung tema “Mengelola Potensi Geologi Menuju Nilai Tambah Daerah: Perspektif Perencanaan Pembangunan Berkelanjutan di Era Industri 4.0 dan Society 5.0”, kegiatan ini menjadi ruang strategis dalam mengulas masa depan pengelolaan sumber daya alam, khususnya sektor pertambangan di daerah.
Universitas Gadjah Mada dan Kedutaan Besar (Kedubes) Chile untuk Indonesia, ASEAN, dan Timor-Leste, memperkuat komitmen kerja sama di bidang akademik dan riset, terutama riset mengenai antarktika dan perubahan iklim. Hal itu mengemuka dalam pertemuan Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha, dan Kerja Sama UGM Dr. Danang Sri Hadmoko bersama Prof. Dr. Mirwan Ushada selaku Direktur Penelitian UGM, serta Ir. Nugroho Imam Setiawan, S.T., M.T., D.Sc., IPM selaku Direktur Tropical–Polar Interconnection Research Group (TPI-RG) dengan Duta Besar (H.E.) Mario Ignacio Artaza Kamis (18/6) lalu di Kampus UGM.
Research summary:
This project aims to develop sustainable and equitable pathways for the valorization of red mud generated from Indonesian bauxite mining through an integrated framework combining environmental remediation, CO₂ adsorption, and construction material development. The project applies a Life Cycle Sustainability Assessment (LCSA) approach, integrating environmental, economic, and social dimensions (including GEDSI principles), to evaluate and optimise the feasibility and impact of different valorization pathways. The outcomes will support evidence-based decision-making, promote circular economy practices, and enable scalable and inclusive implementation involving industry, communities, and policymakers.