Dalam rangka meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam pemanfaatan teknologi digital di bidang geologi dan pertambangan, Himpunan Mahasiswa Teknik Geologi (HMTG) bersama Society of Economic Geologist (SEG-UGM SC) menyelenggarakan Software Training Datamine/MineScape selama tiga hari, pada Senin–Rabu, 7-9 September 2026. Kegiatan yang berlangsung di Laboratorium Bahan Galian Departemen Teknik Geologi Fakultas Teknik UGM ini menghadirkan Maulani Vania Hapsari dari PT Datamine Software Indonesia sebagai narasumber.
Kegiatan pelatihan dilaksanakan selama tiga hari dan dirancang dalam bentuk pematerian serta praktik langsung. Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa tidak hanya diperkenalkan pada fungsi dan fitur perangkat lunak, tetapi juga diajak memahami alur kerja pengolahan data geologi hingga penerapannya dalam pemodelan dan perencanaan tambang.
MineScape merupakan perangkat lunak yang dapat mendukung proses perencanaan tambang, mulai dari pengumpulan data dan penyusunannya dalam database hingga pembuatan desain tambang. Perangkat lunak ini juga dilengkapi fasilitas CAD untuk menggambar dan mengedit desain serta berbagai fungsi yang mendukung efisiensi proses mine planning.
Pelaksanaan Software Training MineScape merupakan bagian dari implementasi kerja sama antara Departemen Teknik Geologi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (UGM) dan PT Datamine Software Indonesia. Salah satu bentuk dukungan dalam kerja sama tersebut adalah pemberian hibah perangkat lunak (software) dari PT Datamine Software Indonesia kepada Departemen Teknik Geologi UGM. Hibah ini merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap proses pembelajaran dan pengembangan kompetensi mahasiswa, khususnya dalam pemanfaatan teknologi digital yang relevan dengan perkembangan dan kebutuhan industri geologi dan pertambangan.
Perangkat lunak yang dihibahkan memiliki nilai atau valuasi yang mencapai miliaran rupiah untuk setiap lisensinya. Melalui hibah tersebut, mahasiswa Departemen Teknik Geologi UGM memperoleh kesempatan untuk mengenal, mempelajari, dan mempraktikkan penggunaan perangkat lunak berstandar industri yang memiliki nilai tinggi serta relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Kegiatan Software Training Datamine/MineScape diselenggarakan untuk mengoptimalkan pemanfaatan perangkat lunak tersebut dalam mendukung berbagai kegiatan akademik, termasuk pembelajaran, praktikum, penelitian, dan pengembangan kompetensi mahasiswa. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami fungsi dan fitur perangkat lunak, tetapi juga mampu menerapkannya dalam pemodelan geologi, pemodelan sumber daya dan cadangan, serta perencanaan dan desain tambang. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kompetensi digital mahasiswa sekaligus meningkatkan kesiapan mereka dalam menghadapi kebutuhan dan perkembangan teknologi di industri pertambangan.

Memahami Alur Pemodelan Geologi secara Digital
Pada hari pertama, peserta mendapatkan pengantar mengenai konsep dasar pertambangan serta pengenalan MineScape. Materi kemudian berlanjut pada Basic Stratmodel, yang menjadi salah satu bagian penting dalam proses pemodelan geologi.
StratModel digunakan untuk memodelkan unit atau interval yang memiliki hubungan stratigrafi dengan mengacu pada prinsip-prinsip stratigrafi. Dalam pelatihan, mahasiswa mempelajari tahapan pemodelan mulai dari pembuatan model topografi, penyusunan schema, pengaturan tampilan, import data drill hole, validasi data, pendefinisian sesar, hingga pembangunan structural model.
Pemahaman terhadap kualitas data juga menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Peserta diperkenalkan pada proses validasi drill hole untuk mengidentifikasi kesalahan maupun anomali sebelum data digunakan dalam pemodelan. Validasi dapat dilakukan melalui statistik, laporan, maupun visualisasi grafis seperti contour, posting, dan section.
Setelah proses validasi, mahasiswa mempelajari ambaran an table model dan grid model. Table model merepresentasikan informasi geologi berdasarkan data drill hole, sedangkan grid model merupakan hasil interpolasi data tersebut ke dalam suatu grid sehingga dapat digunakan untuk menghasilkan ambaran model geologi yang lebih terinterpolasi.
Dari Data Geologi hingga Estimasi Sumber Daya
Memasuki materi berikutnya, peserta mempelajari Quality Modelling dan Resource Estimation. Pada tahap Quality Modelling, mahasiswa diperkenalkan pada proses pengolahan data kualitas yang meliputi import data, compositing, gridding, serta interpretasi data secara grafis. Tahapan tersebut memungkinkan data kualitas dikaitkan dengan model geologi yang telah dibangun sebelumnya.
Materi kemudian dilanjutkan dengan Resource Estimation. Peserta diperkenalkan pada klasifikasi sumber daya yang terdiri atas Measured, Indicated, dan Inferred, serta tahapan estimasi sumber daya menggunakan data dan model yang telah tersedia. Proses tersebut mencakup pembuatan resource classification, posting, polygons of influence, resource grid, hingga pemodelan sumber daya.
Rangkaian materi ini memberikan pengetahuan kepada mahasiswa mengenai bagaimana data hasil kegiatan geologi dapat diolah secara sistematis dan kemudian digunakan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan pada tahap perencanaan pertambangan.
Mengenal Pit Optimization dan Mine Design
Di hari terakhir pelatihan, memasuki tahap yang berkaitan dengan Pit Optimization dan Basic Open Cut. Pit Optimization digunakan untuk menentukan ultimate pit limit atau pit shell berdasarkan model geologi dan berbagai parameter ekonomi yang digunakan. Parameter tersebut dapat mencakup biaya overburden dan batubara, kemiringan dinding pit, serta biaya pengangkutan. Hasil optimasi selanjutnya dapat menjadi acuan dalam pembuatan desain pit secara lebih detail.
Selanjutnya, peserta mempraktikkan Basic Open Cut, khususnya dalam pembuatan desain pit dan dump. Materi ini memperkenalkan berbagai tahapan dalam desain tambang, mulai dari pembuatan batas pit, tag segments, bench definition, pemasangan ramp, pembuatan crests and toes, hingga penyusunan final pit design.
Tidak hanya desain pit, peserta juga mempelajari pembuatan dump design serta perhitungan kapasitasnya. Tahapan pembuatan desain dump meliputi penentuan batas, tag segment, pemasangan ramp, hingga pembuatan crests and toes. Setelah desain terbentuk, kapasitas dump dapat dihitung menggunakan fasilitas yang tersedia pada MineScape.
Membekali Mahasiswa dengan Keterampilan yang Relevan dengan Industri
Pelaksanaan Software Training Datamine/MineScape menjadi salah satu bentuk pembelajaran berbasis praktik yang mempertemukan pemahaman geologi dengan perkembangan teknologi dalam industri pertambangan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk memahami bagaimana data geologi dapat diolah, dimodelkan, divisualisasikan, dan dikembangkan menjadi informasi yang mendukung proses perencanaan tambang.
Kegiatan selama tiga hari tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa sekaligus memperluas pemahaman mengenai penerapan perangkat lunak dalam pekerjaan geologi dan pertambangan. Penguasaan perangkat lunak pemodelan seperti MineScape juga diharapkan dapat menjadi bekal tambahan bagi mahasiswa dalam menunjang kegiatan akademik, praktikum, penelitian, serta mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan dunia industri.
Dengan adanya pelatihan yang menggabungkan pematerian dan praktik langsung, mahasiswa Teknik Geologi UGM diharapkan tidak hanya memahami konsep pemodelan secara teoritis, tetapi juga memiliki keterampilan dalam mengaplikasikan teknologi digital untuk menyelesaikan permasalahan geologi dan pertambangan secara lebih sistematis.
Penulis: Paulus Oktavianus Pardamean
Editor : Haryo Edi Wibowo, Humas DTGL