Polemik proyek energi panas bumi atau geothermal di kawasan pegunungan kembali memicu perdebatan publik yang tajam. Di tengah meningkatnya penolakan dan beredarnya isu ancaman gempa bumi, letusan gunung api, pencemaran lingkungan, hingga kerusakan hutan di kawasan Gunung Gede Pangrango, Kabupaten Cianjur, pakar panas bumi dari Universitas Gadjah Mada membantah keras berbagai narasi yang dinilai tidak berpijak pada fakta ilmiah, data teknis, dan kajian akademik yang utuh.
Kepala Pusat Penelitian Panas Bumi Fakultas Teknik UGM, Pri Utami, yang juga pernah menjabat Vice President International Geothermal Association periode 2020–2023, menilai sebagian besar informasi yang beredar di masyarakat terkait geothermal kerap dipelintir tanpa penjelasan ilmiah yang lengkap dan tanpa memahami karakter sistem panas bumi di Indonesia.
“Mas Bagyo mengusulkan nama Nebula.” Kalimat itu disampaikan Bambang Tri Wahyono (BTW-angkatan 1980) saat rapat HMTG pertengahan 1981. Mas Bagyo yang dimaksud adalah Subagyo Pramumijoyo (1972) waktu itu dosen muda di Teknik Geologi.
Prof. Dr.Eng. Ir. Wahyu Wilopo, S.T., M.Eng., IPM., selaku Ketua Departemen dan Ir. Esti Handini, S.T., M.Eng., D.Sc., IPM. selaku Sekprodi Magister sekaligus penanggungjawab kegiatan menerima kunjungan tersebut. Kunjungan tersebut bertujuan untuk meningkatkan wawasan akademik serta memperluas pengetahuan mahasiswa di bidang geologi dan pengelolaan sumber daya alam bagi para mahasiswa Departemen Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang.
Tim Selokan Mataram, yang beranggotakan mahasiswa Departemen Teknik Geologi yaitu Jihan Fathin Salsabila (Teknik Geologi – 2023), Lailum Lutvi Sahrudin (Teknik Geologi – 2024), dan Departemen Teknik Mesin yaitu Abdi Yuridan Arsya Teknik Mesin – 2023), dan Muhammad Nabil Hafiz (Teknik Mesin – 2023) di bawah bimbingan Dr. Ir. Kartika Palupi Savitri, S.T., M.Sc, berhasil membawa gelar Juara 2 pada Geothermal Case Study Competition PETROLIDA 2026 yang diselenggarakan oleh Society of Petroleum Engineers Institut Teknologi Sepuluh Nopember Student Chapter.
Tim Selokan Mataram, yang beranggotakan mahasiswa Departemen Teknik Geologi yaitu Jihan Fathin Salsabila (Teknik Geologi – 2023), Lailum Lutvi Sahrudin (Teknik Geologi – 2024), dan Departemen Teknik Mesin yaitu Abdi Yuridan Arsya Teknik Mesin – 2023), dan Muhammad Nabil Hafiz (Teknik Mesin – 2023) di bawah bimbingan Dr. Ir. Kartika Palupi Savitri, S.T., M.Sc, berhasil membawa gelar Juara 1 pada International Geothermal Case Study Competition OGIP 2026 yang diselenggarakan oleh HMTM UPN “Veteran” Yogyakarta bersama: IATMI SM UPN “Veteran” Yogyakarta SPE UPN Student Chapter INAGA UPNVY Student Chapter Patrapala Petroleum Adventure bekerja sama dengan Geoenergis.
Smart Competition PRIME 2026 merupakan kompetisi yang tidak hanya menguji pemahaman terminologi dan teori di industri migas, tetapi juga kemampuan analisis peserta dalam menyelesaikan studi kasus secara komprehensif. Berbeda dengan kompetisi sebelum sebelumnyanya, pada babak grand final, peserta diberikan berbagai data teknis seperti data seismik, mud logging, well log, dan data pendukung lainnya untuk diinterpretasikan. Berdasarkan hasil analisis tersebut, peserta kemudian diminta menentukan keputusan teknis, termasuk pemilihan desain serta lokasi sumur yang paling sesuai.

International Smart Competition OGIP 2026 merupakan ajang kompetisi akademik bergengsi yang menguji kemampuan peserta dalam bidang industri minyak dan gas bumi, meliputi aspek geologi, geofisika, reservoir, drilling, production, hingga isu energi terkini. Kompetisi ini menantang peserta untuk berpikir kritis, cepat, dan tepat dalam menyelesaikan berbagai permasalahan teknis maupun konseptual di dunia perminyakan. Tahun ini, peserta yang berpartisipasi tidak hanya berasal dari Indonesia, tetapi beberapa tim juga berasal dari Malaysia. Sebelum melaju ke babak final, seluruh peserta harus melalui tahap online preliminary stage sebagai seleksi awal kompetisi. Dari seluruh tim yang berpartisipasi, hanya 12 tim terbaik yang berhasil memperoleh skor tertinggi dan berhak melanjutkan perjuangan ke babak final untuk bersaing memperebutkan gelar juara.