Lakukan Praktik Pengolahan Citra Digital, Mahasiswa Teknik Geologi UGM Gunakan Terrestrial Laser Scanner FARO Focus 350S

Sebagai bagian dari mata kuliah Pengolahan Citra Digital, mahasiswa Departemen Teknik Geologi, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM), melaksanakan kegiatan praktik akuisisi data menggunakan Terrestrial Laser Scanner (TLS) FARO Focus 350S. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung dalam memahami prinsip kerja sensor aktif dan penerapannya untuk pemetaan geologi berbasis data spasial beresolusi tinggi.

Alat TLS FARO Focus 350S yang digunakan dalam kegiatan ini merupakan fasilitas penelitian dan pembelajaran yang disediakan oleh GetIn-CICERO (German Indonesian Geo-Campus in Indonesia for Competence in Education and Research for Organizations), hasil kerja sama antara Universitas Gadjah Mada (UGM) dan RWTH Aachen University, Jerman, dengan dukungan pembiayaan dari The Federal Ministry of Education and Research (BMBF), Germany.

Praktikum dilaksanakan di area sekitar kampus dengan melibatkan empat kelompok mahasiswa. Setiap kelompok melakukan pemindaian tiga dimensi (3D scanning) terhadap objek geologi seperti dinding batuan, singkapan buatan, maupun struktur geoteknik. Data hasil akuisisi kemudian diproses menggunakan perangkat lunak FARO Scene dan CloudCompare untuk tahap registrasi multi-scan, filtering, serta analisis permukaan seperti pengukuran bidang lapisan, indeks kekasaran (roughness index), dan orientasi bidang.

Dosen pengampu mata kuliah, Dr. Yan Restu Freski, menjelaskan bahwa penggunaan teknologi TLS menjadi bagian penting dari transformasi pembelajaran geologi modern.

“Mahasiswa tidak hanya belajar teori citra digital di kelas, tetapi juga memahami bagaimana data spasial dikumpulkan dan diolah menjadi informasi geologi yang bernilai. Ini adalah langkah menuju kompetensi geoscientist masa depan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi,” ujarnya.

Selain mendukung kegiatan pembelajaran, alat TLS FARO Focus 350S juga telah dimanfaatkan secara luas untuk berbagai penelitian mahasiswa dan staf Departemen Teknik Geologi UGM, mulai dari analisis kekasaran singkapan, pengukuran deformasi batuan, hingga pemodelan morfologi. Salah satu penelitian lanjutan yang menggunakan alat ini adalah disertasi doktoral Yan Restu Freski di ITC University of Twente, Belanda, yang berfokus pada deteksi derajat alterasi hidrotermal menggunakan nilai intensitas LiDAR dari TLS.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari pendekatan Project-Based Learning (PBL) dalam perkuliahan, di mana hasil akuisisi data TLS akan digunakan untuk analisis lebih lanjut pada tugas akhir mahasiswa. Topik yang diangkat mencakup pengukuran kemiringan lapisan (dipping measurement), analisis intensitas reflektansi, serta hubungan antara kondisi permukaan dan hasil pemindaian.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan konsep sensor aktif, pemrosesan point cloud, dan interpretasi geologi secara komprehensif, sekaligus memperkuat keterampilan lapangan yang berbasis teknologi geospasial modern.(Yan Restu Freski)

 

Humas Departemen | Oktober 2025