Pojok Trivia: Panas Bumi Tak Selalu Gunung Api

Granit radiogenik

Contoh: Cooper Basin, Australia
  • Peluruhan radioaktif (U, Th, K) pada granit menghasilkan panas.
  • Batuan sedimen dengan permeabilitas rendah memperlambat pelepasan panas ke permukaan.
  • Hot Sedimentary Aquifer (HSA) menyimpan dan menyalurkan fluida panas bumi.

 

Ekstensi dan Penipisan Kerak

Contoh: Dixie Valley, Nevada, USA
  • Ekstensi dan penipisan kerak membuat jarak antara mantel yang panas dan permukaan semakin dekat.
  • Gradien geotermal meningkat.
  • Sesar memungkinkan air meteorik bersirkulasi ke kedalaman, terpanaskan, lalu naik kembali ke permukaan, membentuk konveksi hidrotermal.

 

Penebalan Kerak dan Pemanasan Radiogenik

Contoh: Gonghe Basin, Tibetan Plateau, China
  • Tumbukan antarbenua menyebabkan penebalan kerak dan penumpukan batuan kaya unsur radioaktif.
  • Peluruhan radioaktif menghasilkan panas di dalam kerak. Peningkatan volume batuan radiogenik menyebabkan jumlah panas yang dihasilkan menjadi lebih besar.
  • Kerak yang menebal menahan panas radiogenik pada kedalaman, meningkatkan suhu kerak bagian dalam, dan dalam kondisi tertentu dapat memicu pelelehan parsial lokal.
  • Sesar dapat memfasilitasi sirkulasi fluida di bagian dangkal.

Penulis: Nicki (Geo-23), Avi (Geo-07)

Sumber: https://geologi.ugm.ac.id/edisi-juni-2026-geothermal-everywhere/