Arsip:

SDG 4: Pendidikan Berkualitas

Menapaki Jejang Bidadari di Tengah Hutan Jati

Penulis: Anindya Fadhila Khoirunnisa

Mahasiswa Teknik Geologi UGM Angkatan 2023 menjejaki Zona Rembang untuk melakukan pemetaan geologi mandiri, dengan masing-masing mahasiswa mendapat kavling seluas 4 x 5 km yang tersebar di Zona Rembang. Di antara kavling-kavling tersebut, terdapat kavling 109 yang menjadi tanggung jawab seorang mahasiswi bernama Anindya Fadhila Khoirunnisa, atau akrab dipanggil anin. Lokasi kavling 109 berada di Kabupaten Grobogan, mencakup beberapa desa di Kecamatan Tawangharjo, yaitu Desa Godan dan Desa Kemaduhbatur, juga beberapa desa di Kecamatan Grobogan, yaitu Desa Lebengjumuk dan Desa Lebak. Sebagian besar wilayah pemetaan berada di Desa Godan, mencapai 2/3 luas keseluruhan area yang harus dipetakan. read more

Petualangan Dua Minggu, Antara Tantangan dan Temuan di Kavling 60

Penulis: Nisrina Balqis Salsabila

Sebelas hari pemetaan di Bayat telah berlalu, meninggalkan jejak kisah, pengalaman, dan pelajaran yang tak ternilai. Namun perjalanan kuliah lapangan belum berakhir. Langkah kaki kami berlanjut menuju pemetaan mandiri di kavling masing-masing. Kami, angkatan 2023, mendapat kesempatan untuk menjejakkan kaki di zona antiklinorium Rembang. Berbekal pengalaman yang ditimba selama di Bayat, saya memulai pemetaan di kavling 60, wilayah seluas kurang lebih 4 x 5 kilometer yang membentang di Kecamatan Japah dan sekitarnya, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Setiap hari, tepat pukul 08.00, saya dan porter memulai aktivitas, lalu kembali ke basecamp ketika mentari mulai merunduk pada pukul 17.00. Rutinitas itu berulang selama dua minggu, dari 2 hingga 16 Juli 2025. read more

Pemetaan Geologi Zona Rembang: Daerah Cabak, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, Jawa Tengah dan Potensi Sumberdaya Alam

Penulis: Safira Mahardika Rahayu

Pemetaan geologi di daerah Cabak, Kecamatan Jiken (Kabupaten Blora) memainkan peran penting dalam pemahaman cadangan migas di Cekungan Jawa Timur Utara. Fokus utama adalah identifikasi Formasi Ledok, Mundu, dan Lidah, menganalisis struktur geologi, potensi sumberdaya alam, serta menilai kontribusinya terhadap pencapaian sasaran berkelanjutan seperti yang tercantum dalam SDGs.

  1. Lokasi dan Geologi Regional

Wilayah penelitian terletak di Zona Rembang, sebuah antiklinorium berarah barat–timur yang terbentuk oleh gaya tektonik dan lipatan berulang. Zona ini merupakan bagian dari Cekungan Jawa Timur Utara, dikenal kaya potensi migas karena struktur antiklin dan stratigrafi yang mendukung. read more

“Pemetaan Geologi Daerah Pati–Grobogan, Jawa Tengah: Karst, Lipatan–Sesar, dan Dinamika Akuifer” (Menekankan pendekatan menyeluruh—litosfer, struktur)

Penulis: Rian Toni Eka Saputra

Daerah Pati–Grobogan, Jawa Tengah, terletak pada jalur lipatan dan sesar berarah barat–timur yang menjadi bagian dari zona Kendeng–Rembang di belakang busur vulkanik Jawa. Secara fisiografi, wilayah ini memperlihatkan peralihan morfologi yang jelas: di bagian utara–timur berkembang perbukitan kapur (karst) yang terjal dengan puncak–puncak terisolasi, dolina, dan gua yang terbentuk pada batu gamping masif dan berlapis, sedangkan di bagian tengah hingga selatan, khususnya di Grobogan, mendominasi perbukitan lempung–napal berlipat dengan lereng landai hingga sedang. Dari sudut pandang tektonik, daerah ini mengalami pengaruh kompresi berulang akibat subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia di selatan Jawa, yang memunculkan sistem lipatan antiklin–sinklin berarah barat–timur, sesar naik, dan sesar oblik. Zona Rembang di timur Pati tersusun terutama oleh batu gamping yang membentuk bukit-bukit karst Sukolilo, Kayen, dan sekitarnya. Zona Kendeng di Grobogan dan selatan Pati terdiri dari batulempung, napal, , dan wackestone, yang menunjukkan pengaruh sedimen karbonat. read more

Kegiatan Pemetaan Geologi Mandiri di Kecamatan Tambakboyo, Kerek, dan Bangilan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur

Penulis: Syah Baginda

Di kawasan kavling yang terletak di Kecamatan Tambakboyo, Kecamatan Kerek, dan Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, kegiatan pemetaan geologi mandiri memberikan wawasan yang menarik mengenai kondisi geologi lokal. Aktivitas pemetaan ini meliputi identifikasi litologi, struktur geologi, serta fenomena geomorfologi yang membentuk lanskap setempat.

Adapun aktivitas pemetaan dimulai pada 3 Juli 2025– 23 Juli 2025 pada pukul 09.00-17.00 dengan stasiun titik amat sebanyak 6-8 titik perhari. Dari hasil pemetaan, area ini memiliki beberapa fitur geologi lokal yang menonjol. Di beberapa titik, dapat ditemukan tebing yang menerus tegas, mengindikasikan adanya zona sesar seperti sesar naik dan sesar geser. Selain itu, ada pula struktur geologi lainnya yang terlihat. Pada kaveling didapati 2 antiklin mayor yang terdenudasi sedang dan kuat ditandai dengan perbedaan arah dip dari litologi pada stasiun titik amat. read more

Menyingkap Tebing: Saksi Peristiwa Geologi Masa Lampau

Penulis: Qomaidha Zahrotul Kumala

Kuliah lapangan geologi mandiri di daerah Jomblang, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, menjadi salah satu kegiatan penting dalam memperdalam pemahaman mahasiswa terhadap proses geologi secara langsung di lapangan. Lokasi pengamatan ini memperlihatkan singkapan tebing batuan sedimen dengan litologi dominan berupa batulanau karbonatan. Batuan ini terbentuk dari material halus yang kaya akan komponen karbonat, yang terendapkan di lingkungan laut dangkal atau perairan tenang pada masa lalu. Ciri ini terlihat dari tekstur halusnya serta kandungan karbonat yang cukup tinggi, yang menjadi indikasi adanya kontribusi organisme laut seperti moluska atau foraminifera dalam proses pengendapannya. Kondisi ini menjadikan batulanau karbonatan di Jomblang sebagai rekaman penting lingkungan purba yang menyimpan informasi geologi bernilai tinggi. read more

Pemetaan Geologi di Perbatasan Jateng-Jatim bagian Utara : Mengungkap Potensi Masa Depan Desa Tenggerkulon dan Sekitarnya, Kabupaten Tuban

Penulis: Naufal Hafish Asa Putra

Pemetaan Geologi 2025 merupakan bagian dari pendidikan Prodi Sarjana Teknik Geologi yang melatih para mahasiswa untuk memahami bumi dari sisi materi, proses serta sejarahnya. Pemahaman tersebut diharapkan membantu mahasiswa menjadi Sarjana Teknik Geologi yang dapat mengelola sumber daya yang ada di bumi ataupun melakukan mitigasi potensi bencananya. Pemetaan Geologi 2025 ini dilaksanakan di Zona Rembang sebagai zona fisiografi di Jawa bagian utara yang memanjang dari Jawa Tengah bagian utara hingga ke Jawa Timur bagian utara. Zona ini merupakan bagian dari Cekungan Jawa Utara (North Java Basin), dan secara geologi dikenal sebagai sabuk antiklinorium yang terbentuk dari serangkaian lipatan dan sesar akibat gaya kompresi. Pemetaan menerapkan teknik dasar dan metode pemetaan geologi di daerah yang ditentukan dengan luas area pemetaan 4 km x 5 km pada skala 1 : 25.000 serta dibimbing oleh dosen pembimbing. Hasil data yang didapatkan di lapangan kemudian diolah serta dianalisis di laboratorium yang kemudian akan disajikan hasil akhirnya dalam bentuk poster. read more

Pemetaan Geologi dan Fitur Geologi Lokal di Daerah Pamotan dan Sekitarnya

Penulis: Kayla Amadea Andriani

Pemetaan geologi merupakan salah satu hal yang dilakukan pada daerah yang telah ditentukan untuk mendapatkan hasil berupa litologi, struktur geologi, geomorfologi stratigrafi, dan fitur geologi lokal. Dalam studi ini, salah satu mahasiswa Universitas Gadjah Mada melakukan pemetaan geologi mandiri berlokasi pada Daerah Pamotan, Kabupaten Rembang, Provinsi Jawa Tengah yang secara fisiografis berada pada Zona Rembang. Pemetaan tersebut bertujuan untuk menghasilkan peta berupa sebaran batuan, stratigrafi, struktur, dan sebagainya yang kemudian menjadi poster pemetaan geologi. read more

Menilik Jejak di Batugamping: Cerita Pemetaan dari Kavling 104

Penulis: Andrea Zafina Kahla

Pada Pemetaan Geologi Mandiri 2025 di zona fisiografi Rembang, saya mendapatkan nomor kavling 104 yang berlokasi di Desa Tegaldowo dan sekitarnya, Kecamatan Gunem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Lokasi ini berada di perbatasan antara Kabupaten Blora dan Kabupaten Rembang. Luas kavling sebesar 4 x 5 km. Pemetaan berlangsung selama sembilan hari, kami berangkat setiap pagi saat hawa masih sejuk dan pulang ketika matahari mulai tenggelam. Setiap hari, kami membawa pulang cerita berbeda dari lapangan, kadang penuh tantangan, kadang juga penuh kejutan. Beruntung, cuaca selama pemetaan kemarin cukup bersahabat. read more

Karakterisasi Geologi Antiklin Kacangan Melalui Pemetaan Lapangan

Penulis: Esqyan Rahman Wahid

Kegiatan pemetaan geologi di Desa Kacangan, Kabupaten Todanan, difokuskan pada daerah yang mencakup struktur Antiklin Kacangan sebagai salah satu fitur geologi utama. Aktivitas mapping dilakukan di kavling yang telah dibagi untuk masing-masing anggota tim, dengan tujuan mengidentifikasi litologi, struktur geologi, dan hubungan stratigrafi pada area tanggung jawab masing-masing. Pengumpulan data lapangan meliputi pengukuran orientasi perlapisan, pengambilan sampel batuan, dokumentasi singkapan, serta pencatatan kondisi geomorfologi. Hasil observasi tersebut kemudian dianalisis untuk menghasilkan peta geologi detail yang mencerminkan karakter geologi lokal dari setiap kavling. read more