Penulis: Tsamara Khansa Nararya

Daerah pemetaan dilakukan di Desa Ngepon dan sekitarnya, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban dan Kabupaten Rembang, Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Jawa Timur. Daerah pemetaan memiliki luas 4×5 km dengan morfologi berupa kuesta antiklin dan dataran. Pemetaan dilakukan dalam waktu 2 minggu dengan menggunakan motor dan berjalan kaki.
Pada daerah ini terdapat banyak lokasi pertambangan yang berfokus pada penambangan batupasir kuarsa. Dari sekian banyak lokasi tambang, terdapat beberapa lokasi yang sangat luas dan cukup dalam untuk menyingkap litologi batubara (lignit). Lokasi-lokasi ini sangat berpotensi untuk dijadikan sebagai tempat studi geologi berupa pemetaan, studi potensi tambang batubara, dan kegiatan fieldtrip mahasiswa geologi.

Kuliah lapangan geologi merupakan agenda wajib tahuhan bagi para siswa Teknik Geologi yang sedang menempuh semester 4, agenda ini merupakan pengaplikasian dari materi – materi geologi yang telah didapatkan pada semester sebelumnya, sehingga dapat membentuk diimplepentasikan dalam dunia pekerjaan. Kuliah lapangan ini di bagi menjadi dua bagian : yaitu kuliah lapangan Bayat dan kuliah lapangan mandiri. Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas kuliah lapangan mandiri. Kuliah lapangan ini di mulai dengan pengundian kavling wilayah pemetaan, pada tahun 2025 ini, pemetaan mandiri dilaksanakan pada zona Rembang, selain pengundian kavling, dilakukan juga pengundian kelompok dan asisten kelompok yang akan membantu kita dalam mengolah data- data tentatif. Setelah didapatkan undian kavling, rangkaian selanjutnya adalah mengolah data tentatif dari kavling masing – masing dengan data sekunder berupa peta Geologi regional, artikel, maupun jurnal pada wilayah pemetaan masing – masing. Data – data tentatif ini dapat membantu kita dalam pemetaan mandiri.