Penulis : Adelina Febria Kinanthi
Pemetaan Geologi merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa Program Studi Teknik Geologi Universitas Gadjah Mada. Pemetaan Geologi diadakan pada semester 5 dengan peserta tahun ini adalah mahasiswa angkatan 2023. Pemetaan Geologi menitikberatkan pada pengambilan dan pengolahan data lapangan pada area yang telah ditentukan sebelumnya. Pengambilan data dilakukan dengan cara surface mapping dan sampling yang telah dilaksanakan pada bulan Juli. Data dan sampel tersebut kemudian diolah dan dianalisis pada laboratorium pada bulan Agustus – September. Dari hasil pengolahan dan analisis data, disusunlah Laporan Pemetaan Geologi serta Poster yang kemudian dipresentasikan dan dipamerkan kepada dosen dan mahasiswa Teknik Geologi.
Hari ketiga dimulainya kegiatan pemetaan geologi mandiri pada tanggal 4 Juli 2025 ditandai dengan pengamatan ke salah satu destinasi wisata alam ikonik daerah pemetaan, yakni Air Terjun Widuri. Lokasi atraksi turis ini terletak di Kemaduhbatur, Tawangharjo, Grobogan, Jawa Tengah dan umumnya ramai dikunjungi, terutama pada hari libur. Titik ini dipilih menjadi salah satu lokasi pengamatan langsung dikarenakan menampilkan struktur litologi serta morfologi dalam skala yang besar selagi masih bersifat relatif mudah diakses. Air Terjun Widuri sendiri merupakan bentukan kawah larutan batugamping (doline) yang dihasilkan oleh proses pelarutan kimia batuan karbonat oleh air sungai. Ketika batugamping yang terlarutkan tersebut runtuh, sistem aliran sungai terbuka dan menjadi air terjun.

Pemetaan Geologi merupakan kegiatan wajib bagi kami, mahasiswa angkatan 2023. Kali ini dengan daerah pengamatan di Kecamatan Todanan dan sekitarnya, Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah. Interpretasi awal dilakukan dari awal semester 4 hingga puncaknya untuk turun langsung ke lapangan pada bulan Juli 2025. Dimulai dari interpretasi melalui citra satelit, penyusunan poster tentatif, hingga survei akomodasi selama kegiatan pemetaan dilakukan sebagai persiapan awal.