Arsip:

SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi

Pemanfaatan Pemetaan Geologi, Daerah Ketodan dan Sekitarnya Sesuai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)

Penulis: Nove Zahra Eysha Arsila

Kuliah Pemetaan Geologi merupakan salah satu proses pembelajaran di Prodi Sarjana Teknik Geologi FT UGM yang memiliki output untuk mengasah dan mengembangkan kemampuan peserta dalam melakukan pemetaan geologi yang mana para mahasiswa dapat memahami kondisi geologi suatu wilayah, seperti batuan penyusun, proses, serta sejarah. Kuliah pemetaan Geologi dilaksanakan agar dapat menerapkan Teknik dasar pemetaan geologi, pengambilan data, pengolahan data, dan penyusunan laporan dalam bentuk peta geologi, poster dan naskah pendamping poster. Dengan begitu, data-data yang didapatkan akan membantu dalam mengelola sumber daya yang ada di bumi ataupun berkaitan dengan mitigasi potensi bencana. Pemetaan Geologi 2025 dilaksanakan pada akhir bulan Juli hingga akhir agustus di beberapa daerah dimana daerah tersebut termasuk dalam Zona Perbukitan Rembang dari Jawa Tengah hingga Jawa Timur. Pembagian luasan daerah sebesar 4 x 5 km (20 km2) pada skala 1:25000. read more

Menyingkap Potensi Antiklin Semanggi

Penulis: Muhammad Rodhiyan Rijalul Wahid

Pemetaan Geologi Mandiri adalah program mata kuliah wajib bagi mahasiswa Departemen Teknik Geologi, Universitas Gadjah Mada, yang berfungsi sebagai salah satu syarat kelulusan. Tujuan utama program ini adalah untuk sarana aplikasi pengetahuan geologi yang telah diperoleh mahasiswa selama perkuliahan (kelas, laboratorium, dan lapangan) serta untuk melatih kemampuan observasi, analisis, dan rekonstruksi sejarah geologi suatu daerah.

Gambar 1. Sumur minyak aktif milik PT Pertamina
Gambar 2. Sumur minyak aktif milik PT Pertamina

Pemetaan geologi mandiri yang dilaksanakan oleh mahasiswa Teknik Geologi Universitas Gadjah Mada di tahun 2025 dilaksanakan di zona fisiografi Zona Rembang yang membentang dari Kabupaten Semarang, Jawa Tengah hingga Kabupaten Madura, Jawa Timur. Namun pada pelaksanaannya, pemetaan dilaksanakan dari bagian paling Timur pada wilayah Kabupaten Pati, Jawa Tengah hingga Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Dalam kegiatan pemetaan geologi ini, setiap mahasiswa mendapatkan daerah pemetaan dengan luas 4 x 5 km. Pemetaan di kaveling ini Secara administratif, mencakup 5 desa, 3 kecamatan, dan 1 kabupaten yang berada di Provinsi Jawa Tengah. Kelima desa tersebut diantaranya Desa Klopoduwur dan Desa Sidomulyo yang termasuk ke dalam Kecamatan Banjarejo, Desa Semanggi dan Desa Jomblang yang termasuk dalam Kecamatan Jepon, dan Desa Jepangrejo yang termasuk dalam Kecamatan Blora. read more

Menelusuri Kembali Jejak Formasi Batuan pada Zona Rembang di Daerah Karangasem dan Sekitarnya, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang

Penulis: Alvin Dermawan

Pemetaan Geologi merupakan salah satu kegiatan tahunan yang dilaksanakan oleh seluruh Mahasiswa Teknik Geologi. Kegiatan mata kuliah ini bertujuan untuk mengasah kemampuan setiap mahasiswa untuk mengaplikasikan semua ilmu geologi yang telah dipelajari sebelumnya, seperti petrologi, geologi struktur, dan geomorfologi di lapangan langsung secara mandiri. Daerah pemetaan mandiri saya terletak di Desa Karangasem dan sekitarnya, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang, Provinsi Jawa Tengah. Lokasi ini tepat berada pada zona Perbukitan Rembang, yang membentang di sepanjang pantai utara Jawa Tengah hingga Jawa Timur, sehingga wilayah ini dikenal dengan karakter batuan karbonat serta antiklinorium dan struktur lipatan yang kompleks berarah barat – timur. read more

Legen dan Buah Siwalan di Sepanjang Jalan Sulang – Gunem dalam Perspektif Geologi di Formasi Mundu

Penulis: Haidar Bintang Bahran

Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah merupakan titik lokasi pemetaan geologi mandiri 2025 untuk kaveling 106. Daerah ini tidak hanya dikenal akan kekayaan budaya dan hasil alamnya, tetapi juga memiliki latar belakang geologi yang memengaruhi pola persebaran vegetasi dan pemanfaatan lahan. Salah satu vegetasi khas yang banyak dijumpai di wilayah ini adalah pohon siwalan, terutama di jalur yang menghubungkan Kecamatan Sulang hingga Kecamatan Gunem. Jalur ini dipenuhi pemandangan deretan pohon siwalan yang berdiri kokoh di lahan-lahan perkebunan dan sepanjang sawah, menghasilkan dua produk utama yang menjadi ikon daerah tersebut yaitu legen dan buah siwalan. read more

Menelusuri Jejak Batuan dan Cerita di Pati–Grobogan: Catatan Kuliah Lapangan Mandiri 2025

Penulis: Mitsalina Almas Salsabila

Bagi mahasiswa Teknik Geologi Universitas Gadjah Mada, kuliah lapangan merupakan mata kuliah wajib yang diambil pada akhir semester genap. Kuliah lapangan menjadi momen penting untuk keluar dari ruang kuliah dan menerapkan teori yang telah dipelajari dikelas ke dalam praktek lapangan. Kegiatan kuliah lapangan dibagi menjadi 2 bagian, yaitu Kuliah Lapangan Bayat dan Kuliah Lapangan Mandiri.

Gambar 1. Kegiatan Reconnaissance bersama Bu Esti Handini

Kuliah Lapangan Bayat berlangsung selama 10 hari yang berlokasi di Kampus Lapangan Geologi Bayat, Klaten. Kuliah Lapangan Bayat lebih menekankan pada teknik pengumpulan data geologi yang dibantu oleh asisten serta dosen. Teknik pengumpulan data geologi diantaranya seperti pengukuran strikedip, pengamatan batuan, pengamatan geomorfologi, hingga pada pembuatan poster geologi. Sedangkan Kuliah Lapangan Mandiri merupakan penerapan secara mandiri dari apa yang telah didapat pada saat perkuliahan serta pada saat Kuliah Lapangan di Bayat. read more

Identifikasi Litologi, Struktur, dan Potensi Geologi Zona Rembang Berdasarkan Pemetaan Geologi Mandiri 2025 di Kavling 81, Daerah Singgahan, Tuban, Jawa Timur

Penulis: Amelia Nur Wijayanti

Pemetaan Geologi Mandiri 2025 dilaksanakan pada bulan Juli lalu. Lokasi Pemetaan Geologi Mandiri 2025 ini sendiri terletak di sepanjang Zona Rembang. Setiap mahasiswa/mahasiswi pelaksana Pemetaan Geologi Mandiri 2025 memiliki Kavling masing-masing yang sudah diperoleh melalui undian sebelum dilaksanakannya Pemetaan Geologi Bayat. Zona Rembang sendiri merupakan wilayah antiklinorium yang berarah umum barat–timur. Secara fisiografi, kawasan ini berupa perbukitan yang memanjang dari daerah sekitar Semarang hingga mencapai Pulau Madura dan Kangean. Wilayah ini terbentuk akibat aktivitas tektonik pada akhir Kala Tersier. Lokasi Pemetaan Geologi Mandiri 2025 penulis yakni Kavling 81 dengan ukuran Kavling 4 x 5 km yang terletak di Kecamatan Singgahan dan Sekitarnya, Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur. read more

Dari Napal ke Kalkarenit: Pesona Stratigrafi dan Misteri Geologi Kecamatan Jiken

Penulis: Affe Tegar Eka Ramadhani

Kabupaten Blora, khususnya Kecamatan Jiken, merupakan bagian dari cekungan Rembang yang dikenal memiliki keragaman stratigrafi dan potensi sumber daya alam, terutama sektor minyak bumi. Pemetaan geologi mandiri tahun 2025 di kawasan ini menjadi sangat penting, seiring tuntutan perkembangan ilmu kebumian dan kebutuhan pengelolaan sumber daya berbasis karakter batuan secara presisi. Fokus kajian ini adalah karakteristik batuan yang termasuk dalam Formasi Wonocolo, Ledok, dan Mundu yang secara stratigrafi menyusun urutan utama batuan sedimen di wilayah ini. read more

Pemetaan Geologi 2025 : Pandangan Masyarakat Terhadap Geologi di Daerah Rembang Sebagai Penunjang Kehidupan

Penulis: Luthfi Mahesha Putra

Pemetaan Geologi merupakan suatu proses awal yang dilakukan oleh mahasiswa Teknik Geologi UGM menjadi seorang Geologist. Pemetaan Geologi tahun ini berlangsung di Zona rembang yang terkenal sebagai reservoir minyak bumi di Indonesia. Saya Luthfi Mahesha Putra sebagai penulis artikel ini mendapatkan lokasi pemetaan yang berada di Desa Bulu, Jukung, Kadiwono, Mantingan, dan Telgawah yang berlokasi di Kecamatan Bulu dan Gunem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah dengan luas area pemetaan 4×5 Km. read more

Potret Geologi Desa Prigi: Eksplorasi Potensi, Fitur Geologi, Serta Kontribusi Untuk SDGs

Penulis: Farrell Haidar Akbar

Kegiatan pemetaan geologi di Desa Prigi, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah, dilaksanakan untuk mendokumentasikan kondisi geologi permukaan secara komprehensif. Proses pemetaan diawali dengan persiapan peta dasar dan rencana lintasan, disesuaikan dengan morfologi dan akses menuju singkapan. Selama kegiatan lapangan, setiap singkapan yang ditemukan diamati secara detail, mencakup warna, tekstur, struktur, ukuran butir, serta tingkat pelarutan batuan. Pengukuran orientasi bidang perlapisan (strike dan dip) dilakukan menggunakan kompas geologi untuk memetakan arah dan kemiringan lapisan. Dokumentasi foto dan sketsa lapangan melengkapi catatan, sehingga hubungan antarinformasi dapat diartikan dengan jelas. Koordinat setiap titik pengamatan diambil menggunakan GPS untuk memastikan ketelitian pemetaan. Selain itu, dilakukan juga pengambilan sampel batuan untuk analisis lebih lanjut. read more

Menelusuri Cerita Batuan: Perjalanan Kuliah Lapangan Bayat dan Pati–Blora 2025

Penulis: Khrisna Whardani Jatiningsih Nurcahya

Pemetaan Kuliah Lapangan Geologi 2025 merupakan rangkaian kegiatan yang sangat berkesan dalam perjalanan akademik saya sebagai mahasiswa Program Studi Teknik Geologi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada. Kegiatan ini terbagi menjadi dua tahap, yaitu Kuliah Lapangan Bayat dan Kuliah Lapangan Mandiri, yang masing-masing memberikan pengalaman mendalam pada setiap langkah proses pembelajaran. Kuliah Lapangan Bayat merupakan tahapan awal yang penuh tantangan untuk mempersiapkan mental serta membentuk karakter diri sebagai bekal menuju tahap Kuliah Lapangan Mandiri. Sementara itu, Kuliah Lapangan Mandiri menjadi tantangan utama yang membawa kami untuk berhadapan langsung dengan kondisi lapangan. read more