Tim Bahari, yang beranggotakan mahasiswa Departemen Teknik Geologi yaitu Kevin Arka Musyaffa (Teknik Geologi – 2023), Haidar Bintang Bahran (Teknik Geologi – 2023), dan Zarfan Putradi (Teknik Geologi – 2023) di bawah bimbingan Ir. Rahmadi Hidayat, S.T., M.Eng., Ph.D., IPP., berhasil keluar sebagai Juara 3 pada Paper and Poster Competition GSC ITB 2025 yang diselenggarakan oleh HMTG GEA ITB Bandung.
Paper and Poster Competition merupakan kompetisi karya ilmiah yang bertujuan mengasah kemampuan berpikir kritis dan inovatif mahasiswa dalam menghadapi berbagai potensi serta tantangan kebumian. Kompetisi ini juga mendorong peserta untuk mengeksplorasi peran ilmu geologi dan geosains dalam membentuk masa depan yang berkelanjutan melalui pendekatan ilmiah dan aplikatif. Berbagai ide, analisis, dan Solusi yang dikembangkan peserta kemudian dituangkan dalam bentuk karya tulis ilmiah berupa paper dan poster.

Kunjungan diawali dengan sesi pengenalan ilmu kebumian yang disampaikan secara interaktif dan komunikatif di area Taman Batu Departemen Teknik Geologi UGM. Para siswa dikenalkan dengan berbagai macam batuan yang didatangkan dari berbagai penjuru lokasi di Indonesia maupun mancanegara. Mereka diajak memahami bumi sebagai sistem yang terus berubah yang dilihat dari siklus batuan, bagaimana manusia memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia dari proses geologi, serta mengapa penting bagi kita untuk memahami bencana alam.

Penelitian terbaru yang dipublikasikan di jurnal internasional Tectonophysics menghadirkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai dinamika Sesar Aceh, bagian paling utara dari sistem Sesar Sumatera yang sangat aktif secara tektonik. Studi ini diketuai oleh Ir. Gayatri Indah Marliyani, S.T., M.Sc., Ph.D, IPM, dosen dan peneliti dari Departemen Teknik Geologi Universitas Gadjah Mada, bekerja sama dengan mitra internasional antara lain dari Institut de Physique du Globe de Paris (IPGP), France serta kolaborator nasional dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Aceh. Kolaborasi multi-institusi ini memperkuat integrasi data dan validasi lapangan dalam memetakan struktur sesar yang kompleks di kawasan tersebut.
