Arsip:

berita

Hangatnya Langkah di Bumi Tuban: Catatan Kuliah Lapangan Geologi 2025

Penulis : Ni Luh Ayu Kamilla Rahmawati

Kuliah Lapangan Geologi merupakan sebuah jembatan antara teori dan realita, di mana peta, kompas, dan batuan menjadi bahasa sehari-hari. Di sanalah kami belajar membaca jejak bumi yang tertulis di setiap lapisan batuan, sekaligus mengerti bahwa ilmu ini bukan hanya untuk kepuasan akademik, tetapi juga untuk keberlanjutan hidup. Melalui kegiatan ini, kami ikut belajar untuk menapaki cita-cita Sustainable Development Goals (SDGs) Fakultas Teknik: menjaga bumi, memberdayakan masyarakat, mengelola sumber daya dengan bijak, dan membangun masa depan yang selaras antara manusia dan alam. Kuliah lapangan menjadi wujud nyata bagaimana pendidikan dan pengabdian dapat berjalan seiring, selaras, dan saling menguatkan. read more

Pemetaan Geologi Zona Rembang 2025, Desa Ngiono, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora, Jawa Tengah

Penulis : Naufal Mahendra Putra Baskoro

Kegiatan Pemetaan Geologi (PG) Zona Rembang 2025 dilaksanakan dalam kurun waktu satu bulan dimana tujuan dari dilakukannya kegiatan ini antara lain sebagai pembekalan mahasiswa teknik geologi UGM dalam melakukan kerja lapangan serta memahami kondisi lapangan dengan baik sehingga mahasiswa dapat melakukan pemetaan geologi dengan hasil peta geologi yang baik, teliti, dan obyektif. Dalam pelaksanaan PG Zona Rembang 2025, tiap mahasiswa ditempatkan pada kavling pemetaan di sepanjang antiklinorium rembang, pembagian tersebut dilakukan untuk membagi area kavling secara menyeluruh. read more

Pemetaan Geologi Desa Lebak dan Sekitarnya: Potensi Ilmiah dan Dukungan terhadap SDGs

Penulis: Faizah Husnayain

Kegiatan pemetaan geologi tahun ini berada di Zona Rembang, di mana setiap individu mendapat tanggung jawab untuk memetakan area kavling seluas 5 × 4 km². Kavling saya terletak di Desa Lebengjumuk, Lebak, Putatsari, dan Godan, Kecamatan Grobogan dan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Kegiatan ini mencakup pengamatan litologi, pengukuran struktur geologi, pencatatan fitur geomorfologi, dan dokumentasi visual lapangan. Proses pengambilan data dilakukan dengan peta dasar, Avenza Maps, dan kompas geologi. read more

Menjaga Jejak Bumi: Pemetaan Geologi Mandiri 2025 di Zona Rembang untuk Keberlanjutan

Penulis: Muhammad Lasauva Yardha

Kuliah Lapangan Pemetaan Geologi Mandiri (KLPGM) 2025 menjadi salah satu ajang pembelajaran paling penting bagi mahasiswa Teknik Geologi Universitas Gadjah Mada. Tahun ini, sebanyak 129 mahasiswa angkatan 2023 diterjunkan untuk memetakan wilayah Zona Rembang yang membentang dari timur hingga barat. Kegiatan ini dibagi ke dalam 28 kelompok dengan pembagian kaveling yang berbeda-beda. Saya tergabung dalam Kelompok 18 yang kami beri nama Lontong Balap, bersama empat rekan lainnya: Fareza, Ichsan, Feby, dan Kahla. Kami dibimbing oleh Prof. Dr.Eng. Ir. Wahyu Wilopo, S.T., M.Eng., IPM., pakar Geologi Tata Lingkungan yang telah banyak berkarya di bidang pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan. read more

Tahun ke-5 International Conference on Geological Engineering and Geosciences (ICGoES), Bawakan Tema Geological Resources Resilience in The Energy Transition Era

Departemen Teknik Geologi Fakultas Teknik UGM kembali menyelenggarakan International Conference on Geological Engineering and Geosciences (ICGoES) 2025. Tahun ini merupakan tahun kelima Departemen Teknik Geologi menyelenggarakan konferensi internasional tersebut dan dikoordinatori oleh Dr.Eng. Ir. Lucas Donny Setijadji, S.T., M.Sc., IPU.

ICGoES 2025 mengangkat tema “Geological Resources Resilience in The Energy Transition Era” dan diselenggarakan pada tanggal 11 – 12 September 2025 secara hybrid di Ruang Auditorium Gedung Smart and Green Learning Center (SGLC) Fakultas Teknik UGM dan melalui platform online. ICGoES 2025 menjadi forum bagi peneliti internasional, akademisi, praktisi, dan komunitas terkait untuk dapat saling berbagi mengenai penelitian mereka, mereview dan berdiskusi terkait bidang teknik geologi dan geosains. read more

Menelusuri Potensi Sumber Daya dan Wisata di Daerah Kayen, Kabupaten Pati

Penulis: Agista Rizki Arsita

Kegiatan pemetaan geologi secara mandiri merupakan kegiatan yang wajib ditempuh oleh setiap mahasiswa Teknik Geologi UGM. Kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui persebaran batuan, fitur geomorfologi, dan struktur geologi yang nantinya akan digunakan untuk menghasilkan peta geologi dan geomorfologi. Tidak hanya untuk sarana pembelajaran lapangan, kegiatan rutin tahunan ini juga dilakukan untuk menilai potensi sumber daya, ekonomi, dan wisata dari fitur geologi maupun geomorfologi yang ada sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya. read more

Mengungkap Potensi Geowisata Pucakwangi: Harmoni Geologi dan Sejarah di Kavling 3

Penulis: Pertiwi Zumi Maghfiroh

Pemetaan Geologi merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa Teknik Geologi, yang bertujuan untuk mengasah kemampuan lapangan seorang geologist. Para mahasiswa diberikan kavling masing-masing dengan luas 4×5 km yang dikerjakan dengan waktu kurang lebih 3 minggu. Salah satu mahasiswa bernama Tiwi mendapatkan kavling dengan nomor 3 yang berada di daerah Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Jika dilihat melalui citra satelit kavling ini tampak kurang menarik karena ¾ bagiannya tertutup hutan yang cukup lebat. Namun, saat dilakukan pengambilan data di lapangan ternyata kavling ini menyimpan beberapa air terjun kecil yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi suatu geowisata di daerah ini. read more

Berbagai Potensi Tersembunyi Geologi Todanan

Penulis: Gabriella Happy Christian

Pemetaan Geologi merupakan kegiatan wajib bagi kami, mahasiswa angkatan 2023. Kali ini dengan daerah pengamatan di Kecamatan Todanan dan sekitarnya, Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah. Interpretasi awal dilakukan dari awal semester 4 hingga puncaknya untuk turun langsung ke lapangan pada bulan Juli 2025. Dimulai dari interpretasi melalui citra satelit, penyusunan poster tentatif, hingga survei akomodasi selama kegiatan pemetaan dilakukan sebagai persiapan awal. read more

Menelusuri Jejak Geologi di Perbatasan Rembang – Blora

Penulis : Dinda Ayesha Mahira

Dalam kegiatan Pemetaan Geologi Mandiri 2025 di Zona Rembang ini, saya mendapatkan kavling yang terletak di wilayah perbatasan Kabupaten Rembang dan Blora, yang mencakup beberapa desa seperti Kalinanas, Logede, Ronggomulyo, Mlatirejo, Krikilan, hingga Ngiyono. Kondisi lapangan di daerah ini memberikan tantangan tersendiri. Hampir seluruh permukaan wilayah berupa ladang dan sawah, sehingga singkapan yang terbuka sangat terbatas dan sering kali tertutup tanah pelapukan atau vegetasi. Karena itu, saya lebih banyak memfokuskan pencarian singkapan di sepanjang alur sungai, di mana proses erosi alami membantu membuka bagian batuan segar yang dapat diamati. Aktivitas sehari-hari di lapangan pada dasarnya sama seperti pemetaan geologi pada umumnya, yaitu mencari singkapan batuan, mencatat kondisi geologi secara detail, melakukan pengukuran orientasi struktur, serta mengambil dokumentasi dan sampel batuan. Biasanya, saya berangkat ke lapangan sekitar pukul sembilan pagi dan kembali ke pondokan pada sore hari. Pondokan yang saya tempati berada di daerah Kalinanas, yang terletak di tengah-tengah kavling kelompok. Di dekat daerah ini, terdapat sebuah bendungan besar yang bernama Bendungan Randugunting. Saya dan kelompok sering mengunjungi bendungan ini di sore hari karena memiliki suasana yang tenang, sehingga menjadi tempat yang tepat untuk beristirahat sejenak, berbincang, atau sekedar menikmati pemandangan setelah seharian di lapangan. read more

Menggali Data, Menjaga Masa Depan: Pemetaan Berkelanjutan Pada Daerah Rembang, Jawa Tengah

Penulis: Ghupita Hanum Sundareni

Pemetaan dilakukan pada wilayah Rembang, Jawa Tengah tepatnya dibeberapa daerah seperti Gunem, Sendangmulyo, Telgawah, Sidomulyo, Dowan, Trembes, dan Kulutan. Wilayah tersebut memiliki karakteristik secara geologi yang menarik serta beragam, mulai dari perbukitan hingga dataran yang membentang disepanjang area kavling. Kegiatan pemetaan dilakukan mulai secara tidak langsung dengan melihat beberapa aspek yang didapat dari data dan kemudian dilakukan pemetaan secara langsung ke daerah masing-masing. Pemetaan dilakukan dengan melihat litologi yang ada pada daerah tersebut. Selain melihat litologi, struktur geologi serta morfologi yang terbentuk didaerah tersebut juga diperhatikan sehingga pemetaan dapat memiliki gambaran mengenai daerah kavling tersebut. Dengan melakukan pemetaan secara sistematis baik secara langsung melalui pengamatan serta memadukan dengan data geospasial, data yang diperoleh dapat menjadi landasan bagi pemeta untuk mengetahui gambaran daerah tersebut serta dapat berguna bagi masyarakat untuk mengelola sumber daya alam secara baik dan bijak. Dengan begitu, potensi lokal dapat dioptimalkan tanpa mengorbankan berbagai pihak. read more