Arsip:

berita

Mengenal Potensi Geosite Dung Wadas di Kavling 32

Setiap bentang alam punya ceritanya sendiri. Perbukitan, aliran sungai, sampai batuan yang muncul di permukaan merupakan hasil dari proses yang berlangsung sangat lama dan terus berubah hingga sekarang. Hal ini juga dapat diamati di Kavling 32, Kemiri, Purworejo, Jawa Tengah. Daerah ini memiliki bentuk permukaan yang cukup beragam, mulai dari punggungan hingga kawasan yang lebih landai, dengan sungai yang mengalir di antaranya. Kondisi tersebut membuat kegiatan pemetaan di Kavling 32 menjadi cukup menarik karena dari bentuk lahan dan singkapan yang dijumpai, dapat terlihat sedikit gambaran mengenai proses yang membentuk daerah ini. read more

Menyingkap Perbukitan Wonosobo: Cerita dari Pemetaan Geologi Mandiri di Kaliwiro dan Kalibawang

Kegiatan Pemetaan Geologi Mandiri 2026 saya laksanakan di dua kecamatan yang bertetangga di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, yaitu Kecamatan Kaliwiro dan Kecamatan Kalibawang. Berdasarkan peta geologi regional Lembar Banjarnegara-Pekalongan dan Lembar Kebumen, kavling pemetaan saya berada pada zona Pegunungan Serayu Selatan, sebuah jalur perbukitan yang menyimpan rekaman panjang sejarah sedimentasi laut dalam hingga aktivitas gunung api darat.

Selama kegiatan lapangan, saya melakukan penelusuran jalur sepanjang sungai dan lereng bukit, pengukuran kedudukan lapisan batuan berupa jurus dan kemiringan, pemerian litologi pada setiap singkapan, serta pengambilan data untuk menyusun peta lintasan dan kolom stratigrafi. read more

Mengenal Wadaslintang melalui Singkapan dan Bentang Alamnya

Pemetaan Geologi Mandiri merupakan salah satu kesempatan bagi mahasiswa Teknik Geologi untuk mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari selama perkuliahan secara langsung di lapangan. Saya berkesempatan melakukan pemetaan di daerah Trimulyo dan sekitarnya, Kecamatan Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Daerah ini menyimpan kondisi geologi yang cukup menarik dengan bentang alam perbukitan, vegetasi yang cukup lebat, serta singkapan batuan yang tersebar di berbagai lokasi. Selama pemetaan, saya tidak hanya belajar mengenali batuan dan struktur geologi, tetapi juga memahami medan serta berinteraksi dengan masyarakat yang tinggal di sekitar daerah pemetaan. read more

Geological Mapping Experience in Sojomerto, Kendal

I conducted a three-week geological mapping project in Sojomerto Village, Kendal, together with four other student mappers and five field helpers. During the mapping activity, I observed outcrops, measured geological structures, and interpreted the distribution of rock units across my assigned area. Based on my field observations, I divided the area into three main lithological units, volcanic sandstone, calcareous siltstone, and volcanic breccia units. The volcanic sandstone unit is mainly distributed in the northern part of the area and is interpreted as part of the Damar Formation based on the regional geology. Distinguishing this unit from the volcanic breccia of the Kaligetas Formation in the southern area was challenging because both formations contain breccia. However, the occurrence of volcanic sandstone as a matrix and several volcanic sandstone outcrops supported my interpretation of the northern unit as the volcanic sandstone unit. In contrast, the southern area was classified as volcanic breccia because it is dominated by volcanic deposits associated with the Kaligetas Formation. Between these units, I identified a soft, fine-grained calcareous siltstone unit, particularly along rivers where erosion had exposed the underlying rocks. read more

Geologi, Sumber Daya dan Masyarakat: Pemetaan Geologi sebagai Jembatan antara Mahasiswa Geologi dan Masyarakat dalam Memahami Pemanfaatan Sumber Daya Berkelanjutan

Bumi, tempat hidup seluruh umat manusia yang menyimpan begitu banyak sumber daya dan misteri geologi yang membentuknya, sumber daya yang dibutuhkan serta misteri yang ingin dipecahkan memerlukan lebih dari sekedar teori ruang kelas. Ilmu Geologi membutuhkan pengamatan langsung terhadap batuan, bentang alam, struktur hingga proses geologi yang menjadi misteri yang ingin dipecahkan. Hal ini yang menjadi pendorong adanya Kuliah Lapangan Geologi di penghujung semester empat mahasiswa Teknik Geologi UGM. read more

Di Balik Mandala Giri: Menyingkap Jejak Intrusi Gabro melalui Pemetaan Geologi Sembawa

Bagi sebagian orang, Mandala Giri mungkin dikenal sebagai kawasan perbukitan dengan udara sejuk dan panorama pegunungan di Kabupaten Banjarnegara. Namun, di balik bentang alam tersebut tersimpan cerita geologi yang menarik. Melalui kegiatan Pemetaan Geologi Mandiri 2026 di Desa Sembawa dan sekitarnya, salah satu fitur yang menjadi perhatian adalah keberadaan batuan intrusif yang di lapangan diinterpretasikan sebagai gabro di kawasan Mandala Giri, Desa Karanggondang. Kemunculan massa batuan yang besar dan masif di tengah vegetasi menjadikan kawasan ini tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memberikan gambaran mengenai proses geologi yang pernah berlangsung di wilayah tersebut. read more

Following The Scars Written Across The Earth

The 2026 Independent Geological Mapping Activity gave me an opportunity to directly understand the geological conditions of the Kulon Progo area. The mapping area consists of several geological units, including the Kebobutak Formation, Jonggrangan Formation, and a small occurrence of andesitic intrusion. In addition to its geological characteristics, the area also has several sites of fill-material mining activity.

During the mapping activity, I observed rock outcrops, the distribution of geological units, and geological structures found in the field. One of the most interesting findings was a major dextral strike-slip fault. The structure shows a relatively consistent orientation in the Java Island and provides important information for understanding the deformation pattern that developed in the mapping area. read more

Membaca Jejak Waturanda dari Lapangan

Menyingkap Geologi melalui Pemetaan

Pemetaan geologi mandiri membawa kami menyusuri wilayah Kedungwringin, Semali, Borosari, Jatinegara, Banjiruyung, Pekunceb, Kedungjati, hingga Pohkumbang. Sepanjang perjalanan, kami menemukan berbagai singkapan batuan dan bentang alam yang membantu menggambarkan kondisi geologi daerah.

Salah satu temuan yang menarik adalah breksi piroklastik Formasi Waturanda, yang dalam kolom stratigrafi daerah memiliki ketebalan lebih dari 600 meter dan merekam aktivitas vulkanik pada masa lalu. Di area kavling yang sama, kami juga menemukan Curug Pejaten, yang menjadi salah satu fitur geologi lokal. Keberadaan curug menunjukkan interaksi antara aliran air, batuan, dan proses erosi dalam membentuk bentang alam. read more

Pemetaan Geologi Mandiri Daerah Sendangdalem dan Sekitarnya dalam Memahami Karakteristik Geologi dan Potensi Lokal

Pemetaan Geologi Mandiri dilaksanakan pada tanggal 8–30 Juli 2026 di daerah Sendangdalem dan sekitarnya dengan cakupan area sekitar 4×5 km yang melintasi Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Wonosobo. Hari pertama kegiatan digunakan untuk orientasi medan dan identifikasi akses guna menentukan lintasan pemetaan pada hari-hari berikutnya. Perencanaan lintasan didasarkan pada kenampakan morfologi dengan memanfaatkan fitur Terrain dan Street View pada Google Maps untuk memperkirakan akses sebelum dilakukan penelusuran secara langsung. Peta kerja lapangan berupa peta topografi yang memuat kontur, jalan, dan sungai disusun menggunakan ArcMap, kemudian diimpor ke Avenza Maps untuk plotting STA, pencatatan deskripsi singkapan, dokumentasi, dan perekaman lintasan. Pengambilan data pada setiap singkapan dilakukan melalui observasi, deskripsi litologi, pengukuran orientasi, pencatatan, pengambilan sampel, dan dokumentasi. Pengukuran orientasi perlapisan batuan maupun struktur geologi dilakukan menggunakan kompas geologi, hasil pengukuran dicatat pada fitur deskripsi yang tersedia. Sebanyak 70 STA representatif berhasil dicatat selama kegiatan pemetaan. Hasil pengamatan menunjukkan daerah penelitian tersusun atas satuan tuf karbonatan, batupasir tufan karbonatan, breksi basalt, dan batupasir, serta memiliki satuan geomorfologi berupa perbukitan struktural terdenudasi rendah, sedang, dan tinggi. Selain itu, ditemukan struktur geologi berupa sesar naik, antiklin, dan sinklin. Satuan breksi basalt merupakan litologi yang paling dominan, menempati >50% area kavling, sementara satuan batupasir memiliki persebaran paling terbatas. Keterbatasan tersebut kemudian terkonfirmasi melalui korelasi dengan data kelompok pada area bertampalan, yang menunjukkan bahwa persebaran utama batupasir berkembang lebih luas di area kavling lain. read more

Pemetaan Geologi Kecamatan Broena Dan Kontribusinya Terhadap Mitigasi Bencana Serta Pembangunan Berkelanjutan

Pendahuluan

Pada awal bulan Juli, saya melaksanakan kegiatan pemetaan geologi mandiri di wilayah Kecamatan Broena, Purworejo. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses pembelajaran lapangan yang bertujuan untuk memahami kondisi geologi secara langsung melalui pengamatan dan pemetaan detail terhadap kondisi batuan, geomorfologi, serta struktur geologi di daerah kavling dan sekitarnya. Kegiatan pemetaan tidak hanya dilakukan dengan menyusuri sungai dan medan perbukitan, tetapi juga mencakup pengamatan karakteristik batuan, hubungan antarsatuan batuan, serta berbagai struktur geologi yang berkembang di wilayah pemetaan. read more