Penulis: Samuel Febriano Arya Saputra
Desa Nglebur yang terletak di Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, menyimpan kekayaan alam yang tidak hanya terbatas pada hutan jati khas Blora, tetapi juga pada bentang geologinya yang unik. Wilayah ini merupakan salah satu kawasan dengan sejarah geologi panjang, yang terlihat jelas dari variasi batuan penyusunnya. Secara stratigrafi, Desa Nglebur tersusun atas empat formasi utama, yaitu Formasi Lidah, Wonocolo, Ledok, dan Mundu. Formasi Lidah didominasi oleh endapan napal yang mencerminkan lingkungan pengendapan laut tenang, sedangkan Formasi Wonocolo tersusun atas perselingan grainstone dan packstone yang menunjukkan aktivitas pengendapan karbonat berenergi lebih tinggi. Sementara itu, Formasi Ledok memiliki litologi berupa napal dengan sisipan batugamping, dan Formasi Mundu didominasi oleh lempung hitam yang kaya material organik. Keempat formasi ini menjadi saksi bagaimana kawasan Nglebur dahulu merupakan lingkungan laut yang kemudian mengalami perubahan hingga akhirnya terangkat ke daratan akibat aktivitas tektonik.

