Penulis: Ghozi Haidar Abdur Rohim
Kegiatan Pemetaan Geologi Mandiri tahun 2025 penulis dilaksanakan pada 2–16 Juli di daerah Tawaran dan sekitarnya, Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban, yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Sale, Kabupaten Rembang. Luas wilayah pemetaan sekitar 20 km², dengan sebagian besar titik pengamatan dapat diakses menggunakan sepeda motor, sementara beberapa lokasi memerlukan perjalanan kaki. Aktivitas lapangan meliputi pengamatan jenis batuan, pencatatan struktur geologi, dan dokumentasi fitur dan bentang alam maupun aktivitas masyarakat yang berkaitan dengan geologi setempat.
Dr. Nugroho Imam Setiawan, dosen Departemen Teknik Geologi Fakultas Teknik UGM, bersama Wirastuti Widyatmanti, PhD dari Biro Manajemen Strategis UGM, tergabung dalam Delegasi Republik (Delri) yang dipimpin oleh Delegasi Direktorat Amerika dan Eropa, Kementerian Luar Negeri RI. Delegasi ini juga terdiri atas perwakilan dari Universitas Padjajaran (UNPAD) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).



Pemetaan geologi merupakan suatu kegiatan yang diperlukan seorang geologist yang bertujuan untuk mengetahui kondisi geologi suatu wilayah. Pemetaan geologi mandiri 2025 dilaksanankan pada bulan juli 2025 setelah selesai melakukan kuliah di Bayat. Pada pemetaan geologi yang dilaksanakan kali ini saya mendapat daerah pemetaan di Desa Gaplokan dan sekitarnya, Japah, Blora, Jawa Tengah. Kegiatan pemetaan dilakukan dengan metode pengamatan langsung di lapangan, pengukuran orientasi struktur geologi, pencatatan kondisi morfologi, dan identifikasi jenis batuan. Pada kegiatan ini dilakukan pengambilan data secara visual seperti foto lapangan ataupun sketsa singkapan dan pengambilan sampel batuan untuk analisis lebih lanjut di laboratorium seperti pengamatan petrografi ataupun paleontologi.
