Arsip:

berita

Menjelajah Jejak Geologi Pada Daerah Tambang Pasir Kuarsa dan Terdapat Lapisan Batubara

Penulis: Muhammad Desta Renantya Putra

Pemetaan Geologi Mandiri 2025 Teknik Geologi Universitas Gadjah Mada, dilaksanakan di kawasan perbatasan Kabupaten Rembang dengan Kabupaten Tuban, tepatnya di sekitar jalur Jatirogo–Bulu. Kegiatan ini bertujuan untuk mempelajari karakter litologi, struktur geologi, dan potensi sumber daya yang terdapat pada kavling yang telah ditentukan. Rangkaian kegiatan berlangsung sejak 3 Juli hingga 26 Juli 2025 dengan fokus utama pada pengumpulan data geologi lapangan yang akurat dan sistematis. read more

Apa Saja Yang Ada di Kaveling 23 Desa Semanggi, Blora, Jawa Tengah

Penulis: Ghazy Ijlal Rafif

Kegiatan pemetaan geologi mandiri yang berlokasi di Desa Semanggi dan sekitarnya, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, Jawa Tengah ini lebih tepatnya di kaveling 123 dengan pengerjaan selama kurang lebih 3 minggu dilakukan supaya para peserta dapat memetakan area tersebut meliputi litologi penyusunnya, struktur mayor maupun minor yang terdapat pada Lokasi tersebut, geomorfologi, dan sumber daya alam terlebih sektor kehutanan dan juga migas yang terdapat pada kaveling 123 ini. Selama melakukan pemetaan mandiri ini kami menetap di Desa Nglobo dikediaman Bapak Joko yang terletak disebelah masjid desa sehingga memudahkan para peserta kelompok yang beragama muslim untuk melakukan ibadah. Selain tempat ibadah kediaman ini juga dekat dengan warung untuk kami membeli kebutuhan dan juga pom mini untuk bahan bakar kendaraan kami sebagai peserta pemetaan. Saya sendiri melakukan kegiatan pemetaan ini pada setiap hari senin hingga sabtu yang kemudian dihari minggu saya gunakan untuk istirahat. Selama pemataan saya menggunakan kendaraan motor untuk area yang dapat diakses menggunakan motor apabila medan tidak memadai menggunakan motor maka saya akan berjalan kaki (tracking) untuk menelusuri area tersebut untuk mengcover kaveling. read more

Mengenal Potensi Geowisata dan Sumberdaya Minyak Daerah Banjarejo dan Sekitarnya

Penulis: Luiz Augusto Parsaoran Sirait

Pemetaan geologi dilakukan dengan tujuan untuk memahami kondisi geologi suatu wilayah. Melalui kegiatan ini, mahasiswa teknik geologi dapat mengidentifikasi jenis batuan, struktur geologi, sejarah pembentukan daerah, hingga potensi sumber daya alam yang terdapat pada wilayah pemetaan. Daerah pemetaan yang menjadi tempat pemetaan saya secara geografis berada di Zona Rembang. Zona ini terdari struktur dan litologi yang kompleks. Secara spesifik daerah pemetaan saya berada di Desa Banjarejo dan sekitarnya , Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Timur. read more

Pemetaan Mandiri Geologi Daerah Todanan, Blora, Jawa Tengah

Penulis: Zarfan Putradi

Pemetaan Mandiri Geologi 2025 merupakan rangkaian akademis yang harus saya dan teman-teman lalui pada tahun ini guna menyelesaikan mata kuliah PG ( Pemetaan Geologi). Pemetaan ini memiliki tujuan yaitu pengambilan data lapangan secara langsung (sample batuan, foto dukumentasi, pengukuran struktur, pencatatan bentuk lahan/morofologi, dsb). Kavling saya berada di tampalan 3 wilayah yaitu pada Blora, Pati, dan Grobogan sehingga tepat pada 3 perbatasan daerah tersebut. Wilayah kavling yang dipetakan berada di angka 20 km2. . Pemetaan kali ini memiliki durasi sekitar 22 hari tehitung dari 30 Juni hingga 22 Juli 2025. Selama 22 hari tersebut saya dan anggota kelompok saya menginap di rumah seorang warga di desa Wukirsari. Jarak dari penginapan ke kavling saya sekitar 18 km jika ditempuh melalui jalan yang normal atau jalan aspal, jarak tersebutlah yang harus saya tempuh setiap paginya ketika saya hendak memulai aktivitas pengambilan data lapangan atau pemetaan. Aktivitas pengambilan data tersebut biasanya berlangsung selama 9 jam perharinya dengan mayoritasnya ditempuh dengan berjalan kaki. Setelah aktivitas mapping tersebut selesai kami biasanya menyempatkan waktu untuk mengobrol baik dengan warga desa maupun berkunjung ke rumah atau penginapan kelompok lain. Hari ditutup dengan pencatatan data lapangan yang didapat dan berdiskusi dengan anggota kelompok saya mengenai hal apa saja yang didapat, beserta mengatur strategi untuk keesokan harinya, strategi tersebut dapat berupa mengatur wilayah yang bertampalan atau sekedar mengkorelasi jalan utama yang sekiranya dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua, tak jarang kami sekelompok sering masak bersama guna mengisi waktu luang jika dirasa terdapat waktu lebih. read more

Asah Keterampilan Lapangan Melalui Pemetaan Geologi di Zona Rembang

Penulis: Evandhika Agna Maulana

Kegiatan pemetaan geologi permukaan di Kecamatan Bulu dan Blora, Kabupaten Blora, serta sebagian wilayah Kabupaten Rembang menjadi salah satu pengalaman lapangan yang paling berkesan selama perkuliahan. Selama beberapa hari berada di lapangan, kami berkeliling dari satu titik singkapan ke titik lain, melewati jalan desa, persawahan, hingga perbukitan. Tujuan utama kegiatan ini adalah melatih kemampuan kami dalam mengamati kondisi geologi di permukaan, mengenali jenis batuan, mencatat struktur geologi, dan memetakan sebarannya. read more

Menyusuri Morfologi Kuesta di Zona Rembang

Penulis: Bella Natasha Dwina Hutapea

Pemetaan Geologi Mandiri tahun 2025 menjadi kesempatan berharga bagi mahasiswa Departemen Teknik Geologi untuk mengasah keterampilan kerja lapangan sekaligus memahami karakter geologi daerah secara langsung. Kegiatan ini saya lakukan di Zona Rembang, tepatnya di kavling 128 yang terletak di Desa Wukirsari, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati. Lokasi ini berada pada bagian sayap utara suatu antiklin, dengan morfologi khas berupa kuesta, homoklin, dan hogback yang membentuk deretan bukit memanjang. Lanskapnya menampilkan perbedaan lereng yang mencolok antara sisi yang curam dan sisi yang landai, memberikan gambaran yang jelas tentang hubungan antara struktur geologi dan bentuk lahan. Medan seperti ini menjadi tantangan tersendiri, karena jalur lintasan lapangan harus menyesuaikan kemiringan bukit dan akses menuju singkapan batuan yang terkadang tersembunyi di antara vegetasi lebat. read more

Potensi Geowisata dan Bahan Tambang Pada Kaveling 76 Desa Bedingin dan Sekitarnya, Kec. Japah, Kab. Blora, Prov. Jawa Tengah

Penulis: Fajar Rizky Hermawan

Pemetaan Geologi Mandiri merupakan suatu rangkaian acara akademik saat sedang menempuh pendidikan sarjana Teknik Geologi di Universitas Gajah Mada yang bertujuan untuk memberikan ilmu dan pengalaman sebagai langkah awal menjadi seorang geologist. Pemetaan Geologi Mandiri 2025 (KLG 2025) menjadi salah satu momen  yang  berkesan pada hidup saya sebagai mahasiswa Teknik Geologi di Universitas Gadjah Mada. Pada kuliah lapangan mandiri ini, saya memiliki kelompok yang beranggotakan 4 orang bersama saya yaitu, Irfan, Elmira, dan Salsa dimana pada setiap anggota memiliki kaveling pemetaan masing – masing seluas kurang lebih 4 x 5 km dengan dosen pembimbing Dr.Eng. Ir. Agung Setianto, S.T., M.Si., IPM. read more

Cerita dari Kaveling Paling Barat

Penulis: Rafian Falahudini Nugroho

Pemetaan geologi mandiri ini merupakan rangkaian dari pemetaan geologi yang wajib dilakukan untuk mahasiswa Teknik Geologi UGM. Sebelumnya, Pemetaan Geologi Bayat telah dilakukan terlebih dulu sebelum Pemetaan Geologi Mandiri. Pada Pemetaan Geologi Mandiri kali ini dilaksanakan pada periode waktu awal Juli sampai akhir Juli. Kaveling yang didapat berlokasi paling barat dari daerah Pemetaan Geologi Mandiri 2025, tepatnya di daerah Grobogan, Pati, dan Kudus yang berada di Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan Pemetaan ini dilakukan dengan mengamati singkapan secara langsung di lapangan, mengukur orientasi struktur geologi, mendeskripsikan litologi, serta mencatat data menggunakan peta tentatif dan kompas geologi. read more

Zona Rembang Cukup Untuk Dikenang

Penulis: Gabriella Hardinsti Sitorus

Pemetaan dilakukan secara individu berdasarkan kavling undian yang telah diperoleh sebelumnya, dengan luas masing-masing 4 × 5 km. Kegiatan pemetaan mandiri ini berlokasi di Desa Ketringan–Jlodro dan sekitarnya, Kecamatan Jiken–Kenduruan, Kabupaten Blora–Tuban, Provinsi Jawa Tengah–Jawa Timur. Wilayah ini termasuk dalam Zona Rembang yang didominasi oleh batuan sedimen berumur Tersier. Kegiatan pemetaan berlangsung hampir satu bulan, yaitu dari tanggal 30 Juni hingga 26 Juli 2025. Selama kegiatan lapangan, mahasiswa melakukan berbagai aktivitas seperti mengidentifikasi persebaran batuan, menentukan jenis serta kontak antar batuan yang terdapat di daerah tersebut, dan menafsirkan batas penyebaran jenis batuan di lapangan. Selain itu, mahasiswa juga berusaha menemukan struktur geologi yang berkembang di lokasi pemetaan, seperti patahan maupun lipatan. Seluruh data yang diperoleh kemudian diolah dan disusun menjadi sebuah peta akhir yang disebut Peta Geologi. Selain itu, karena kegiatan pemetaan dilakukan di sekitar pemukiman warga, para mahasiswa dapat berinteraksi dengan baik bersama masyarakat desa. Warga menyambut kami, para mahasiswa, dengan senyuman hangat saat melintas di jalanan desa. Hal ini menjadi keuntungan tersendiri karena mempermudah kami dalam mencari akses menuju lokasi titik pemetaan. read more

Pemanfaatan Pemetaan Geologi, Daerah Ketodan dan Sekitarnya Sesuai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)

Penulis: Nove Zahra Eysha Arsila

Kuliah Pemetaan Geologi merupakan salah satu proses pembelajaran di Prodi Sarjana Teknik Geologi FT UGM yang memiliki output untuk mengasah dan mengembangkan kemampuan peserta dalam melakukan pemetaan geologi yang mana para mahasiswa dapat memahami kondisi geologi suatu wilayah, seperti batuan penyusun, proses, serta sejarah. Kuliah pemetaan Geologi dilaksanakan agar dapat menerapkan Teknik dasar pemetaan geologi, pengambilan data, pengolahan data, dan penyusunan laporan dalam bentuk peta geologi, poster dan naskah pendamping poster. Dengan begitu, data-data yang didapatkan akan membantu dalam mengelola sumber daya yang ada di bumi ataupun berkaitan dengan mitigasi potensi bencana. Pemetaan Geologi 2025 dilaksanakan pada akhir bulan Juli hingga akhir agustus di beberapa daerah dimana daerah tersebut termasuk dalam Zona Perbukitan Rembang dari Jawa Tengah hingga Jawa Timur. Pembagian luasan daerah sebesar 4 x 5 km (20 km2) pada skala 1:25000. read more