Dari Bayat ke Blora : Pengalaman Singkat Untuk Kenangan Sepanjang Hayat

Penulis : Kevin Syahrindra

 

Bagi seorang mahasiswa Teknik Geologi, libur panjang hanya mitos belaka. Tahun 2025 merupakan bentuk mitos yang sangat nyata dimana teman-teman fakultas lain sedang tidur-tiduran seperti pengangguran, mahasiswa Teknik Geologi malah jalan-jalan ke dalam hutan. Kegiatan tersebut merupakan mata kuliah wajib yang dilakukan oleh mahasiswa Teknik Geologi semester 4. Kegiatan ini bukan hanya sekadar jalan-jalan untuk mengerjakan tugas, tetapi merupakan hal yang harus dilakukan seorang geologist untuk mengasah kemampuan di lapangan.

Pemetaan Geologi 2025 dibagi menjadi dua kegiatan, yaitu Pemetaan Geologi Bayat yang dilaksanakan pada 16 Juni 2025 hingga 26 Juni 2025 dan Pemetaan Geologi Mandiri yang dimulai pada periode waktu 1 Juli 2025 hingga 26 Juli 2025. Pemetaan Bayat merupakan suatu kegiatan yang sangat bermanfaat sebagai geologist pemula untuk melatih mengenai bagaimana pekerjaan di lapangan nantinya. Pemetaan Geologi Mandiri merupakan latihan untuk menunjukkan pemahaman tentang pemetaan geologi.

Pemetaan yang dilakukan di Blora ini sangat seru dan menegangkan. Saya dan Porter saya mengelilingi kavling dengan motor vario dan tracking pada STA tertentu yang tidak dapat dijangkau oleh motor. Setiap melakukan tracking, kami seringkali bertemu hewan seperti ular, burung, kadal, dan ikan. Saat mapping ditemukan batuan yang bervariasi mulai dari batupasir gampingan, batupasir, lanau, lignit, dan batugamping.

Pada area pemetaan ditemukan banyak sekali tambang, seperti tambang batupasir kuarsa dan batugamping. Keberadaan pasir kuarsa yang merupakan mineral industri digunakan untuk diolah sebagai industri kaca dan keramik. Sementara penambangan batugamping digunakan sebagai bahan untuk pembuatan semen pada PT. Semen Gresik.

Pada daerah tersebut yang memiliki sumber daya geologi yang melimpah, tetapi warga sekitar tidak terlalu mengerti fungsi dan manfaatnya. Pada saat pemetaan keberadaan warga lokal yang berada di sekitar singkapan seringkali bertanya untuk apa melakukan pemetaan di daerah tersebut. Kemudian, kami menjawab sesuai pemahaman kami mengenai fungsi dari sumber daya geologi yang ada dan untuk apa pemetaan geologi yang dilakukan.

Pengalaman pemetaan geologi mandiri ini memberikan pengalaman dan ilmu yang sangat berharga bagi saya. Saya dapat menerapkan ilmu geologi yang telah saya pelajari ketika kuliah secara langsung di lapangan, memperdalam pemahaman tentang karakteristik geologi, dan menginterpretasi peristiwa geologi yang terjadi pada area tersebut.

 

Humas Departemen | September 2025