Pemetaan Geologi Mandiri 2025: Menelusuri Batuan Karbonat di Perbatasan Blora, Pati, dan Rembang

Penulis: Alya Nabila Putri

 

Pada Pemetaan Geologi Mandiri 2025, saya mendapatkan kavling yang berada di wilayah perbatasan Kabupaten Blora, Pati, dan Rembang, Jawa Tengah. Wilayah ini memiliki lanskap yang didominasi oleh bentang lahan pertanian seperti ladang jagung, ladang tebu, serta area hutan jati. Selain itu, di dalam area kavling terdapat pula salah satu infrastruktur penting, berupa kawasan bendungan dengan nama Bendungan Randugunting, yang dibangun dengan tujuan sebagai irigasi dan pengendali banjir bagi masyarakat sekitar. Keberadaan bendungan ini menjadi salah satu elemen penting yang mempengaruhi tata guna lahan di sekitarnya dan juga sebagai objek wisata lokal.

Proses pemetaan geologi dilakukan dengan pengamatan langsung di lapangan, pencatatan data litologi, pengukuran strike dan dip lapisan, serta pengambilan sampel batuan. Pemetaan dilakukan secara sistematis mengikuti jalur yang telah direncanakan sebelumnya untuk mencakup keseluruhan area kavling. Pemetaan tidak hanya berfokus pada aspek geologi, tetapi juga mempertimbangkan keterkaitan dengan kondisi geomorfologi dan pemanfaatan lahan oleh masyarakat setempat.

Hasil pengamatan menunjukkan bahwa litologi yang ditemukan di area ini meliputi batugamping kristalin, batugamping pasiran, batulempung, dan batupasir karbonatan. Penyebaran litologi tersebut menunjukkan adanya variasi lingkungan pengendapan, yang kemungkinan besar terkait dengan sistem karbonat laut dangkal pada masa lalu.

Kegiatan pemetaan di wilayah ini dapat memberikan kontribusi bagi pemahaman potensi sumber daya geologi lokal. Data yang diperoleh dapat digunakan sebagai referensi untuk pengelolaan sumber daya batuan karbonat, yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan bangunan maupun bahan baku industri (mendukung SDGs 12). Selain itu, informasi tentang karakteristik litologi dapat menjadi masukan untuk pengembangan infrastruktur di sekitar Bendungan Randugunting, sehingga mendukung keberlanjutan fungsi bendungan.

Melalui Pemetaan Geologi Mandiri 2025 ini, diharapkan pengetahuan tentang kondisi geologi setempat dapat semakin terperinci, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di perbatasan Blora–Pati–Rembang.

 

Humas Departemen | Oktober 2025