Arsip:

SDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab

Menelusuri Kembali Jejak Formasi Batuan pada Zona Rembang di Daerah Karangasem dan Sekitarnya, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang

Penulis: Alvin Dermawan

Pemetaan Geologi merupakan salah satu kegiatan tahunan yang dilaksanakan oleh seluruh Mahasiswa Teknik Geologi. Kegiatan mata kuliah ini bertujuan untuk mengasah kemampuan setiap mahasiswa untuk mengaplikasikan semua ilmu geologi yang telah dipelajari sebelumnya, seperti petrologi, geologi struktur, dan geomorfologi di lapangan langsung secara mandiri. Daerah pemetaan mandiri saya terletak di Desa Karangasem dan sekitarnya, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang, Provinsi Jawa Tengah. Lokasi ini tepat berada pada zona Perbukitan Rembang, yang membentang di sepanjang pantai utara Jawa Tengah hingga Jawa Timur, sehingga wilayah ini dikenal dengan karakter batuan karbonat serta antiklinorium dan struktur lipatan yang kompleks berarah barat – timur. read more

Legen dan Buah Siwalan di Sepanjang Jalan Sulang – Gunem dalam Perspektif Geologi di Formasi Mundu

Penulis: Haidar Bintang Bahran

Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah merupakan titik lokasi pemetaan geologi mandiri 2025 untuk kaveling 106. Daerah ini tidak hanya dikenal akan kekayaan budaya dan hasil alamnya, tetapi juga memiliki latar belakang geologi yang memengaruhi pola persebaran vegetasi dan pemanfaatan lahan. Salah satu vegetasi khas yang banyak dijumpai di wilayah ini adalah pohon siwalan, terutama di jalur yang menghubungkan Kecamatan Sulang hingga Kecamatan Gunem. Jalur ini dipenuhi pemandangan deretan pohon siwalan yang berdiri kokoh di lahan-lahan perkebunan dan sepanjang sawah, menghasilkan dua produk utama yang menjadi ikon daerah tersebut yaitu legen dan buah siwalan. read more

Cerita di Balik Peta: Pemetaan Geologi Desa Kuwawur

Penulis: Kalila Azzahra Pasya

Pada Pemetaan Geologi tahun ini membawa saya menuju Desa Kuwawur, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati. Selama kegiatan, kami tinggal di rumah Pak Huda yang menerima kami dengan hangat. Suasana desa yang tenang menjadi latar kegiatan pemetaan selama beberapa pekan. Setiap hari, kami memulai perjalanan menuju titik pengamatan, melewati jalur yang minim jalan setapak. Medan yang harus ditempuh cukup bervariasi, dari jalanan beraspal, melewati ladang jagung, menyusuri sungai, dan mendaki perbukitan, bahkan beberapa kali bertemu ular di perjalanan. read more

Dari Napal ke Kalkarenit: Pesona Stratigrafi dan Misteri Geologi Kecamatan Jiken

Penulis: Affe Tegar Eka Ramadhani

Kabupaten Blora, khususnya Kecamatan Jiken, merupakan bagian dari cekungan Rembang yang dikenal memiliki keragaman stratigrafi dan potensi sumber daya alam, terutama sektor minyak bumi. Pemetaan geologi mandiri tahun 2025 di kawasan ini menjadi sangat penting, seiring tuntutan perkembangan ilmu kebumian dan kebutuhan pengelolaan sumber daya berbasis karakter batuan secara presisi. Fokus kajian ini adalah karakteristik batuan yang termasuk dalam Formasi Wonocolo, Ledok, dan Mundu yang secara stratigrafi menyusun urutan utama batuan sedimen di wilayah ini. read more

Menyibak Jejak Geologi Ngrayong: Pasir Kuarsa dan Lapisan Batubara yang Tersembunyi

Penulis: Lavandra Naufal Krisnaputra

Kegiatan Pemetaan Geologi Mandiri 2025 di perbatasan Kabupaten Rembang dengan Kabupaten Tuban, khususnya di sekitar jalan raya Jatirogo–Bulu, dilakukan untuk memetakan karakter litologi, struktur, dan potensi sumber daya geologi pada kavling yang telah ditentukan. Aktivitas pemetaan dimulai pada tanggal 3 Juli dan berakhir pada tanggal 26 Juli 2025. Pemetaan dimulai dengan survei lapangan untuk mengidentifikasi singkapan batuan, mengukur orientasi perlapisan, serta mendokumentasikan kondisi singkapan maupun morfologi yang ada pada kavling. Metode pengambilan data meliputi pengamatan langsung (outcrop observation), pencatatan sifat fisik batuan, serta pengambilan sampel untuk analisis laboratorium. read more

Pemetaan Geologi Mandiri 2025: Menelusuri Batuan Karbonat di Perbatasan Blora, Pati, dan Rembang

Penulis: Alya Nabila Putri

Pada Pemetaan Geologi Mandiri 2025, saya mendapatkan kavling yang berada di wilayah perbatasan Kabupaten Blora, Pati, dan Rembang, Jawa Tengah. Wilayah ini memiliki lanskap yang didominasi oleh bentang lahan pertanian seperti ladang jagung, ladang tebu, serta area hutan jati. Selain itu, di dalam area kavling terdapat pula salah satu infrastruktur penting, berupa kawasan bendungan dengan nama Bendungan Randugunting, yang dibangun dengan tujuan sebagai irigasi dan pengendali banjir bagi masyarakat sekitar. Keberadaan bendungan ini menjadi salah satu elemen penting yang mempengaruhi tata guna lahan di sekitarnya dan juga sebagai objek wisata lokal. read more

Pemetaan Geologi Mandiri 2025 di Kavling 29 Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati: Eksplorasi Daerah Pertambangan dan Goa Alami

Penulis: Nazrey Lazuardi

Pada Kuliah Lapangan Geologi Mandiri yang berlangsung pada tanggal 30 Juni 2025 hingga 26 Juli 2025 dan diselenggarakan oleh Departemen Teknik Geologi UGM, saya berkesempatan melakukan pemetaan geologi mandiri dengan pengawasan dosen pembimbing. Kegiatan ini bertujuan melatih kemampuan teknis dalam pemetaan geologi, identifikasi, dan pemahaman fitur-fitur geologi secara langsung di lapangan.

Saya mendapatkan Kavling 29 yang terletak di Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, yang meliputi beberapa desa, yaitu Desa Sumbersari, Desa Beketel, Desa Purwokerto, Desa Pakis, Desa Karangawen, dan Desa Brati. Proses pemetaan dilakukan secara teliti melalui observasi lapangan, pengukuran stratigrafi batuan, serta pendokumentasian detail struktur geologi yang ada. Dalam kegiatan ini, saya mengidentifikasi berbagai jenis batuan, struktur geologi seperti sesar dan lipatan, serta melakukan interpretasi lingkungan pengendapan berdasarkan data lapangan. read more

Potret Geologi Desa Prigi: Eksplorasi Potensi, Fitur Geologi, Serta Kontribusi Untuk SDGs

Penulis: Farrell Haidar Akbar

Kegiatan pemetaan geologi di Desa Prigi, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah, dilaksanakan untuk mendokumentasikan kondisi geologi permukaan secara komprehensif. Proses pemetaan diawali dengan persiapan peta dasar dan rencana lintasan, disesuaikan dengan morfologi dan akses menuju singkapan. Selama kegiatan lapangan, setiap singkapan yang ditemukan diamati secara detail, mencakup warna, tekstur, struktur, ukuran butir, serta tingkat pelarutan batuan. Pengukuran orientasi bidang perlapisan (strike dan dip) dilakukan menggunakan kompas geologi untuk memetakan arah dan kemiringan lapisan. Dokumentasi foto dan sketsa lapangan melengkapi catatan, sehingga hubungan antarinformasi dapat diartikan dengan jelas. Koordinat setiap titik pengamatan diambil menggunakan GPS untuk memastikan ketelitian pemetaan. Selain itu, dilakukan juga pengambilan sampel batuan untuk analisis lebih lanjut. read more

Menelusuri Cerita Batuan: Perjalanan Kuliah Lapangan Bayat dan Pati–Blora 2025

Penulis: Khrisna Whardani Jatiningsih Nurcahya

Pemetaan Kuliah Lapangan Geologi 2025 merupakan rangkaian kegiatan yang sangat berkesan dalam perjalanan akademik saya sebagai mahasiswa Program Studi Teknik Geologi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada. Kegiatan ini terbagi menjadi dua tahap, yaitu Kuliah Lapangan Bayat dan Kuliah Lapangan Mandiri, yang masing-masing memberikan pengalaman mendalam pada setiap langkah proses pembelajaran. Kuliah Lapangan Bayat merupakan tahapan awal yang penuh tantangan untuk mempersiapkan mental serta membentuk karakter diri sebagai bekal menuju tahap Kuliah Lapangan Mandiri. Sementara itu, Kuliah Lapangan Mandiri menjadi tantangan utama yang membawa kami untuk berhadapan langsung dengan kondisi lapangan. read more

Petualangan Dua Minggu, Antara Tantangan dan Temuan di Kavling 60

Penulis: Nisrina Balqis Salsabila

Sebelas hari pemetaan di Bayat telah berlalu, meninggalkan jejak kisah, pengalaman, dan pelajaran yang tak ternilai. Namun perjalanan kuliah lapangan belum berakhir. Langkah kaki kami berlanjut menuju pemetaan mandiri di kavling masing-masing. Kami, angkatan 2023, mendapat kesempatan untuk menjejakkan kaki di zona antiklinorium Rembang. Berbekal pengalaman yang ditimba selama di Bayat, saya memulai pemetaan di kavling 60, wilayah seluas kurang lebih 4 x 5 kilometer yang membentang di Kecamatan Japah dan sekitarnya, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Setiap hari, tepat pukul 08.00, saya dan porter memulai aktivitas, lalu kembali ke basecamp ketika mentari mulai merunduk pada pukul 17.00. Rutinitas itu berulang selama dua minggu, dari 2 hingga 16 Juli 2025. read more