Penulis: Tsamara Khansa Nararya

Daerah pemetaan dilakukan di Desa Ngepon dan sekitarnya, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban dan Kabupaten Rembang, Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Jawa Timur. Daerah pemetaan memiliki luas 4×5 km dengan morfologi berupa kuesta antiklin dan dataran. Pemetaan dilakukan dalam waktu 2 minggu dengan menggunakan motor dan berjalan kaki.
Pada daerah ini terdapat banyak lokasi pertambangan yang berfokus pada penambangan batupasir kuarsa. Dari sekian banyak lokasi tambang, terdapat beberapa lokasi yang sangat luas dan cukup dalam untuk menyingkap litologi batubara (lignit). Lokasi-lokasi ini sangat berpotensi untuk dijadikan sebagai tempat studi geologi berupa pemetaan, studi potensi tambang batubara, dan kegiatan fieldtrip mahasiswa geologi.
Pada Pemetaan Geologi Mandiri 2025, saya mendapatkan kavling yang berada di wilayah perbatasan Kabupaten Blora, Pati, dan Rembang, Jawa Tengah. Wilayah ini memiliki lanskap yang didominasi oleh bentang lahan pertanian seperti ladang jagung, ladang tebu, serta area hutan jati. Selain itu, di dalam area kavling terdapat pula salah satu infrastruktur penting, berupa kawasan bendungan dengan nama Bendungan Randugunting, yang dibangun dengan tujuan sebagai irigasi dan pengendali banjir bagi masyarakat sekitar. Keberadaan bendungan ini menjadi salah satu elemen penting yang mempengaruhi tata guna lahan di sekitarnya dan juga sebagai objek wisata lokal.