Arsip:

SDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab

Pemetaan Geologi Kavling 88 Daerah Montong, Tuban, Jawa Timur

Penulis: Novendra Danarjaya

Kegiatan pemetaan geologi di daerah Montong, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, dilakukan pada area kerja seluas 4 x 5 km. Daerah ini secara geologi tersusun oleh dua formasi utama, yaitu Formasi Ngrayong dan Formasi Paciran. Berdasarkan hasil pengamatan lapangan, litologi di wilayah ini dibagi menjadi empat satuan utama: (1) perselingan batupasir kuarsa dengan batulempung yang memiliki sisipan packstone, (2) perselingan foraminifera packstone dengan batulempung bersisipan batupasir kuarsa, (3) perselingan foraminifera packstone dengan packstone, serta (4) satuan wackestone bersisipan packstone. Setiap satuan litologi ini memperlihatkan variasi fasies yang mencerminkan perubahan lingkungan pengendapan di masa lalu. read more

Mengungkap Sejarah Melalui Batuan Napal dari Formasi Mundu

Penulis: Taura Muhammad Arief Fiandara

Kegiatan Pemetaan Geologi Mandiri 2025 di daerah Banjarejo, Blora, Jawa Tengah, dilaksanakan untuk memperoleh informasi geologi secara detail, mencakup litologi, struktur geologi, dan kondisi geomorfologi daerah. Tahapan awal dimulai dengan interpretasi data sekunder, seperti citra DEM, peta geologi regional, dan pengamatan melalui Google Earth. Data tersebut menjadi dasar dalam menentukan jalur pengamatan dan titik stasiun lapangan, sehingga proses pengumpulan data di lapangan dapat dilakukan secara terarah dan efisien. Hasil interpretasi tersebut kemudian diperkuat datanya ketika datang ke lapangan. Ketika berada di lapangan kita perlu mengumpulkan banyak data serta bukti-bukti dari fitur geologi sehingga nantinya dapat diolah menjadi laporan pemetaan maupun poster pemetaan. read more

Potret Geologi Kavling 7 Desa Jamprong: Stratigrafi, Struktur, Morfologi, dan Kontribusi bagi Kajian Regional

Penulis: Ariel Audric Santoso

Kavling 7 Desa Jamprong, yang terletak di wilayah perbatasan Kabupaten Bojonegoro, Blora, dan Tuban, merupakan lokasi dengan nilai geologi dan potensi sumber daya yang tinggi. Secara morfologi, daerah ini didominasi bentuk antiklin yang terdefinisi jelas, sehingga menjadi lokasi ideal untuk mempelajari struktur lipatan dan hubungan antarformasi batuan. Aktivitas pemetaan di kawasan ini bertujuan untuk mendokumentasikan litologi, struktur, dan persebaran formasi, serta mengidentifikasi potensi pemanfaatannya bagi pembangunan daerah secara berkelanjutan. read more

Pemetaan Geologi Antiklin Ngiono: Mengungkap Fitur Lokal dan Potensi Sumber Daya di Zona Rembang

Penulis: Maritza Ezekiel Seanna Muhalling

Antiklin Ngiono pada Zona Rembang merupakan salah satu struktur geologi penting di Jawa Tengah yang dikenal dengan lipatan berbentuk memanjang hasil proses tektonik. Dalam rangka mempelajari dan memahami karakter geologi lokal di kawasan ini, dilakukan aktivitas mapping atau pemetaan geologi pada kavling yang telah ditentukan. Kavling pemetaan terletak pada Desa Ngiyono, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah.

Fitur geologi lokal pada Antiklin Ngiono menunjukkan adanya sebaran batuan sedimen berumur Miosen, yang umumnya terdiri dari batugamping terumbu, batupasir, dan napal. Pada beberapa lokasi, perlapisan batuan terlipat mengikuti sumbu antiklin yang memanjang dari barat ke timur, sesuai dengan tren utama Zona Rembang. Hal tersebut memberikan informasi tentang sejarah geologi daerah tersebut serta dapat menunjukkan potensi sumber daya geologi lokal, seperti bahan galian dan potensi air tanah. read more

Catatan Lapangan Pemetaan Geologi Mandiri 2025: Menelusuri Jejak Geologi di Sumberagung, Grobogan dan Kedungwungu, Blora

Penulis: Ignatia Calya Dhita

Dua minggu di lapangan terasa seperti perjalanan waktu ke masa jutaan tahun lalu. Dalam rangka Pemetaan Geologi Mandiri 2025, saya berkesempatan memetakan wilayah di Jawa Tengah: Desa Sumberagung, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan dan Desa Kedungwungu, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora. Kedua lokasi ini, meski berjarak tak terlalu jauh, menyimpan keragaman geologi yang luar biasa. Dengan membawa kompas geologi, palu, serta buku lapangan, kami menapaki jalur yang kadang berupa jalan setapak di antara sawah, jalan berlumpur, jalan bebatuan, serta jalan panjang di tengah hutan jati, kadang pula harus menaiki bukit yang susah dijangkau menggunakan kendaraan bermotor. Di sinilah seni dari pemetaan lapangan terasa medan yang berubah-ubah memaksa kami beradaptasi sambil tetap meneliti dan mencatat setiap data lapangan yang ditemui. read more

Gunung Katong dari Sudut Pandang Masyarakat dan Geologi

Penulis : Kevin Arka Musyaffa

Pemetaan Geologi Mandiri di Teknik Geologi UGM wajib dilakukan oleh setiap mahasiswa yang telah menyelesaikan studi di 4 semester pertama. Hal tersebut dilakukan untuk menginplementasikan semua pembelajaran dan praktikum yang telah dilakukan sebelumnya, dan hal ini juga yang menjadi dasar atau pekerjaan utama seorang geologist. Pemetaan yang saya lakukan berada di Daerah Kecamatan Jatirogo, Kecamatan Bangilan dan sekitarnya, Kabupaten Tuban, Jawa Timur dengan kaveling berukuran 4 x 5 km. Pemetaan dilakukan secara sistematis mulai dari survei lapangan dengan mendatangi titik titik koordinat yang telah di rencanakan sebelumnya, melakukan orientasi medan, deskripsi singkapan dan morfologi, pendokumentasian, pengukuran struktur dan pengambilan sampel batuan untuk diamati dan di analisis lebih lanjut. Pemetaan dilakukan selama kurang lebih 18 hari dengan waktu offday sebanyak 4 hari. Aktivitas pemetaan dimulai dari pukul 9 pagi hingga pukul 5 sore. Basecamp yang kami tempati berada di Balai Desa Kumpulrejo, Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban yang berada di pemukiman Warga Dusun Tawun. read more

Eksplorasi Potensi Geologi Kavling 12, Desa Wukirsari dan Sekitarnya

Penulis : Brianka Zakia Pahlawan Putra

Langkah pertama saya di kavling pemetaan terasa seperti membuka lembaran buku alam yang belum pernah dibaca. Udara pagi masih sejuk, embun menempel di ujung rumput, dan deretan perbukitan terlihat jelas di cakrawala. Dengan peta dasar di tangan, palu geologi di pinggang, dan buku catatan lapangan yang siap terisi, saya memulai perjalanan menelusuri setiap singkapan yang tersingkap di balik vegetasi dan tebing kecil.

Kegiatan dimulai dengan menelusuri jalur setapak menuju lokasi singkapan. Setiap berhenti, saya mencatat warna, tekstur, ukuran butir, serta ciri-ciri mineral yang tampak. Pengukuran orientasi perlapisan dilakukan menggunakan kompas geologi, sedangkan foto dokumentasi menangkap detail tekstur dan struktur. Sketsa lapangan dibuat untuk membantu visualisasi hubungan antar satuan batuan. Semua data ini kemudian dipetakan secara manual dan digital, membentuk gambaran geologi kavling secara utuh. read more

Sumur Tua Ngrayong Desa Beji

Penulis : Hafiz Abbad Alhakim

Kuliah Lapangan dan Pemetaan Geologi merupakan kegiatan yang tidak bisa dipisahkan dari mahasiswa Teknik Geologi, saya Hafiz Abbad Alhakim mendapatkan kesempatan untuk melakukan Pemetaan Geologi pada Zona Rembang di daerah Bojonegoro tepatnya di daerah Desa Beji, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.  Setiap mahasiswa diberikan kavling seluas 4 x 5 km2, namun setiap kavling akan memiliki ciri khas tersendiri yang akan membekas di setiap hati mahasiswa seperti contohnya saya mendapati kavling bernomor 1. read more

Pemetaan Geologi Mandiri 2025: Mengungkap Potensi Energi, Industri, dan Geowisata untuk Kesejahteraan Masyarakat dalam Mendukung SDG 8 pada Desa Telgawah, Pasucen dan Sekitarnya

Penulis : Muhammad Rafi Hamda Putra

Geologi adalah ilmu yang mempelajari tentang bumi, yang didalamnya membahas tentang komposisi, struktur, proses serta sejarah terjadinya. Sebagai mahasiswa Teknik Geologi, maka akan melakukan kegiatan Pemetaan Geologi yang bertujuan agar dapat memahami kondisi lapangan sehingga dapat mengetahui bumi dari segi materi, proses dan juga sejarahnya. Hal ini bertujuan  agar mahasiswa Teknik Geologi dapat mengetahui sumber daya yang ada, serta dapat mengelolanya dan juga dapat mengetahui potensi kebencanaan pada daerah pemetaan. Daerah pemetaan ini sendiri pada area dengan luas 4 km x 5 km. Daerah pemetaan penulis sendiri berada pada Kecamatan Gunem dan sebagian Kecamatan Bulu di Kabupaten Rembang dengan daerah penelitian mencakup Desa Telgawah, Sidomulyo, Gunem, Dowan, Pasucen, Kajar, Timbrangan, dan Kadiwono. read more

Perjalanan Pemetaan Geologi Dalam Menilik Potensi dan Struktur Geologi Yang Tersingkap di Zona Rembang

Penulis : Elmira Vania Tessa Kamila

Bagi kami, mahasiswa Teknik Geologi Angkatan 23, liburan semester merupakan hal yang fana terlebih pada liburan semester 4 hingga 5. Hal tersebut dikarenakan kami harus memenuhi kewajiban untuk melaksanakan kegiatan Kuliah Lapangan dan Pemetaan Geologi yang bagi kami hal tersebut menjadi fase-fase baru yang kami rasakan dalam hidup ini. Fase-fase kehidupan yang terasa sangat baru tersebut kami rasakan bersama-sama selama melalui kuliah lapangan yang dilaksanakan di Kampus Lapangan Geologi UGM yang terletak di Bayat, Klaten hingga fase pemetaan geologi mandiri yang kami lakukan di Zona Rembang. Kehidupan selama 11 hari bersama yang telah kami lalui di Kampus Lapangan Geologi di Bayat, Klaten mengajarkan kami tentang banyak hal, terlebih kedisiplinan, ketertiban, hingga rasa tanggung jawab. Hari demi hari telah dilewati, STA demi STA juga telah dilalui hingga tibalah kita pada hari terakhir di kampus lapangan tersebut dan membuat saya tersadar bahwa “Bayat telah membentuk kita semua menjadi lebih baik, Bayat juga telah meninggalkan kesan yang sangat hangat tapi semua yang ada di Bayat cukuplah sekali saja, tidak untuk diulang kembali”. read more