Arsip:

SDG 15: Ekosistem Daratan

Pengalaman Pemetaan Geologi Mandiri Mahasiswa Teknik Geologi di Kabupaten Sragen

Penulis: Masya Safa Azalia

Pemetaan Geologi merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa program studi Teknik Geologi angkatan 2022 yang sedang menempuh semester 5. Kegiatan ini bertujuan untuk mengamati kondisi geologi di suatu wilayah yang kemudian menghasilkan output berupa peta-peta seperti peta pola penyaluran, peta geomorfologi, dan peta geologi. Rangkaian pemetaan geologi ini terdiri atas surface mapping dan pengolahan data. Pemetaan lapangan berlangsung dari bulan Juli hingga Agustus dan bulan September hingga November untuk pengolahan data dan analisis laboratorium. read more

Pengalaman Mahasiswa Teknik Geologi UGM dalam Observasi Lapangan di Waduk Kedungombo

Penulis: Dagma Nayotama

Pada pertengahan Oktober 2024, lima mahasiswa dari Program Studi Teknik Geologi Universitas Gadjah Mada mengikuti kuliah lapangan di kawasan Waduk Kedungombo. Kegiatan ini diselenggarakan oleh departemen mereka sebagai bagian dari mata kuliah Geologi Teknik. Dengan didampingi seorang dosen pembimbing, para mahasiswa melakukan observasi lapangan untuk mempelajari aspek geologi teknik yang berkaitan dengan pengelolaan waduk, seperti karakteristik batuan, struktur geologi, serta analisis stabilitas lereng di sekitar area waduk. Kuliah ini bertujuan untuk memberikan pemahaman langsung tentang penerapan teori di lapangan, memperkuat kemampuan analisis geoteknik, dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya mitigasi bencana di daerah tangkapan air. read more

Dari Jalan Setapak ke Peta Geologi: Tantangan dan Harmoni Alam Bojonegoro di Mata Sang Geolog

Penulis: Nareswara Kanya Maharsi

Sebagai mahasiswa Teknik Geologi Universitas Gadjah Mada, sudah sepatutnya mengabdikan diri untuk menjadi ‘penjelajah’ di masing-masing belahan bumi yang sudah memilih diri mereka. Selain perjalanan hidup yang harus dilewati, kuliah lapangan atau pemetaan geologi mandiri adalah salah satu kegiatan wajib yang harus dilalui oleh seluruh mahasiswa Teknik Geologi sebelum menyandang gelar sarjana. Sebagai bagian dari syarat kelulusan, kegiatan ini menjadi kesempatan emas untuk belajar langsung di lapangan, mengaplikasikan teori yang diperoleh di ruang kelas, sekaligus menempa mental sebagai calon geolog muda kebanggaan bangsa. Tanpa lelah dan dengan tekad yang kuat, para mahasiswa mengorbankan waktu libur mereka untuk menjadi pengukur bumi sejati. Mulai dari pemetaan di Bayat, Klaten, hingga kavling pemetaan mandiri di Bojonegoro yang terletak di Pegunungan Kendeng, mereka menggali ilmu sambil menghadapi berbagai tantangan nyata di lapangan. Terjalnya medan, panasnya matahari, dan panjangnya perjalanan tak menyurutkan semangat mappers untuk memahami lebih dalam struktur bumi dan fenomena geologi yang tersingkap pada masing-masing belahan bumi yang telah ‘memilih’ jiwa mereka. Kuliah lapangan ini menjadi bukti nyata bahwa menjadi seorang geolog adalah kombinasi antara tekad, kecerdasan, dan cinta terhadap alam. read more

Cerita Langka Pemetaan Geologi Mandiri Universitas Gadjah Mada: Kecamatan Temayang, Sugihwaras dan Sekitarnya, Kabupaten Bojonegoro.

Penulis : Rayhan Saputra Wicaksana

Kelompok kami terdiri dari 4 orang yang mana terdiri dari Ilham, Tata, Cindy, dan saya sendiri. Kavling kami berada di bagian Timur Pulau Jawa, yang mana hampir merupakan ujung dari Zona Fisiografi Kendeng atau zona pemetaan kami yang diadakan pada tahun ini. Memulai perjalanan pada 15 Juli 2024, dari Jalan Kaliurang menuju Desa Jono, Bojonegoro yang merupakan tempat tinggal kami selama kami melakukan pemetaan mandiri. Berangkat pagi menjelang siang menggunakan sepeda motor melewati Klaten, Surakarta, Ngawi, hingga sampai di Kabupaten Bojonegoro, yang mana memakan waktu hingga 7 jam perjalanan. Pemetaan kami ditemani oleh rekan kami yaitu Budi, Gaby, dan Tegar. Pada akhirnya kami sampai malam hari di Desa Jono yang merupakan Desa tempat kami tinggal, terletak di bagian Utara kavling kami. read more

Ketangguhan Kayu Putih di Tengah Dominasi Napal Desa Bandungharjo, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah

Penulis: Fathika Azzahra Putri Wardoyo

Pada Juli 2024, mahasiswa Teknik Geologi Universitas Gadjah Mada angkatan 2022 melaksanakan pemetaan geologi mandiri pada Zona Kendeng. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa dalam menerapkan ilmu-ilmu geologi yang telah dipelajari secara langsung di lapangan. Setiap peserta mendapatkan kavling berukuran 4×5 meter dengan nomor yang berbeda-beda. Salah satu kavling pemetaan geologi mandiri bernomor 60 yang berlokasi di Desa Bandungharjo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. read more

Perjalanan Seorang Mahasiswi Geologi dalam Menelusuri Wilayah Pemetaan di Desa Lengkong Lor, Ngluyu, dan Bajang

Penulis: Lulu Salsabilla

Bulan Juli merupakan bulan penuh perjuangan karena pada bulan tersebut lahirlah sosok yang memiliki semangat juang tinggi dan pantang menyerah. Pada bulan tersebut, terdapat rangkaian kegiatan yang wajib untuk diikuti para mahasiswa Program Studi S-1 Teknik Geologi Universitas Gadjah Mada yang bernama Pemetaan Geologi 2024. Pemetaan Geologi 2024 ini memiliki beberapa rangkaian acara yang dibagi menjadi dua, yaitu pemetaan geologi secara berkelompok yang berlokasi di Bayat, Klaten serta pemetaan geologi secara mandiri di wilayah yang sudah ditentukan. Wilayah tersebut memiliki luas 4 x 5 km2 yang biasa disebut kavling. read more

Potensi Pemanfaatan Batuan Napal yang Terdapat pada Kavling 66, Desa Sambeng dan Kalimati, Kecamatan Kedungjati dan Juwangi, Kabupaten Grobogan dan Boyolali, Provinsi Jawa Tengah

 Penulis: Muhammad Adi Firmansyah

Belakangan ini pada liburan semester genap, mahasiswa Teknik Geologi Universitas Gadjah Mada angkatan 2022 disibukkan dengan kegiatan lapangan berupa pemetaan geologi yang merupakan salah satu syarat kelulusan dari setiap mahasiswa Teknik Geologi Universitas Gadjah Mada. Pemetaan geologi yang berlangsung pada liburan semester genap tahun ini berada pada Zona Kendeng yang tersebar dari Kabupaten Semarang hingga Kabupaten Jombang. Setiap mahasiswa akan mendapatkan daerah pemetaan yang berukuran 4×5  Daerah pemetaan penulis sendiri berada pada Kabupaten Grobogan dan Boyolali, tepatnya pada Desa Sambeng dan Kalimati. read more

Menelisik Rekaman Stratigrafi sebagai Laboratorium Alam Geologi: Pemetaan Geologi di Formasi Kerek Zona Kendeng

 Penulis: Imam Reza Palevi Awaludin

 Sebagai mahasiswa Teknik Geologi, pengalaman kuliah lapangan merupakan fase yang sangat penting untuk menerjemahkan teori ke dalam konteks dunia nyata. Dalam perjalanan akademik, kesempatan untuk melakukan pemetaan mandiri di Zona Kendeng, Jawa Tengah, menjadi momen berharga yang menggugah pemahaman terhadap dinamika geologi cekungan busur belakang ini. Zona Kendeng dikenal sebagai area dengan sejarah geologi yang kompleks, yang tercermin dari keberagaman formasi batuannya. Salah satu formasi yang menjadi fokus eksplorasi adalah Formasi Kerek, yang tersusun oleh kombinasi batuan klastik dan batuan karbonat yang kaya akan jejak lingkungan pengendapan masa lampau. Melalui eksplorasi ini, tidak hanya mengamati proses geologi masa lalu, tetapi juga memahami bagaimana rekaman stratigrafi dapat mengungkapkan dinamika sedimentasi dan aktivitas tektonik yang membentuk kawasan ini. read more

Desa Cerme dan sekitarnya, Kecamatan Juwangi : Sebuah Pengalaman Kuliah Lapangan yang Tidak Terlupakan

Penulis: Radindya Aranta Danendra

Inilah pengalaman sebagai mahasiswa Teknik Geologi Angkatan 2022. Perkenalkan sang penulis Radindya Aranta Danendra. Sudah tidak terasa telah memasuki semester 4 dan semester 5, momen di mana kewajiban mahasiswa Teknik Geologi yaitu Kuliah Lapangan Geologi. Kegiatan ini merupakan salah satu kewajiban mahasiswa untuk syarat kelulusan di Teknik Geologi. Menurut Bu Esti Handini selaku ketua pelaksana KL, kegiatan ini bertujuan agar mahasiswa mampu mengambil data geologi permukaan secara sistematis, mampu membuat preparasi sampel dengan baik, mampu melakukan analisa laboratorium secara komprehensif, dan mampu menyusun laporan geologi yang akurat beserta laporan terkait. Sebanyak 139 mahasiswa tanpa terkecuali di semester 4/5 harus menyelesaikan salah satu mata kuliah wajib yaitu Pemetaan Geologi. KL dilaksanakan dalam dua tahap, yakni KL kelompok dan mandiri. KL kelompok dilaksanakan selama 10 hari bertempat pada Kampus Lapangan Geologi UGM, Kecamatan Bayat. Lalu, dilanjut KL mandiri di daerah Desa Cerme dan sekitarnya, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. read more

Menelusuri Sungai Tuntang : Sungai Berkelok yang Menyingkap Proses Geologi di Dalamnya

Penulis: Atha Dhimas Putra

Kegiatan pemetaan geologi mandiri merupakan pengalaman yang tak terlupakan bagi mahasiswa Teknik Geologi di Universitas Gadjah Mada. Aktivitas ini bukan hanya sekadar tugas akademik, tetapi juga menjadi momen berharga yang menyatukan pengetahuan teori dengan praktik lapangan. Pemetaan dilakukan dua kali. Pertama dilakukan di Bayat, Klaten selama 11 hari kemudian dilanjut dengan pemetaan mandiri yang berada pada Zona Fisiografi Kendeng.

Pemetaan mandiri dilakukan di daerah Gogodalem, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah yang dilakukan selama kurang lebih 2 minggu. Pemetaan di kavling ini dilakukan dua orang (mapper dan porter). Mapper dan teman-teman kelompoknya (Kelompok SALOKA) memilih rumah singgah yang berada di daerah dekat lokasi pemetaan sekitar 5 km dari kavling pemetaan. Gogodalem adalah sebuah kawasan yang terletak di lereng perbukitan, menawarkan pemandangan alam yang memukau dan kekayaan budaya yang kental. Dikelilingi oleh formasi geologi yang terbentuk melalui proses vulkanik, daerah ini memiliki jalan berkelok-kelok dan lembah-lembah yang indah, memberikan tantangan sekaligus keindahan bagi para pengunjung. Masyarakat setempat hidup dengan tradisi yang kuat, menjaga kearifan lokal melalui kegiatan bertani dan upacara adat yang rutin digelar. Sebagai destinasi wisata, Gogodalem menyuguhkan pengalaman alam yang mempesona, dari tracking di lereng bukit hingga menjelajahi kekayaan hayati, menjadikannya tempat yang ideal untuk ekowisata dan pelestarian budaya. read more