Penulis: Haidar Bintang Bahran
Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah merupakan titik lokasi pemetaan geologi mandiri 2025 untuk kaveling 106. Daerah ini tidak hanya dikenal akan kekayaan budaya dan hasil alamnya, tetapi juga memiliki latar belakang geologi yang memengaruhi pola persebaran vegetasi dan pemanfaatan lahan. Salah satu vegetasi khas yang banyak dijumpai di wilayah ini adalah pohon siwalan, terutama di jalur yang menghubungkan Kecamatan Sulang hingga Kecamatan Gunem. Jalur ini dipenuhi pemandangan deretan pohon siwalan yang berdiri kokoh di lahan-lahan perkebunan dan sepanjang sawah, menghasilkan dua produk utama yang menjadi ikon daerah tersebut yaitu legen dan buah siwalan.

Kuliah lapangan geologi merupakan agenda wajib tahuhan bagi para siswa Teknik Geologi yang sedang menempuh semester 4, agenda ini merupakan pengaplikasian dari materi – materi geologi yang telah didapatkan pada semester sebelumnya, sehingga dapat membentuk diimplepentasikan dalam dunia pekerjaan. Kuliah lapangan ini di bagi menjadi dua bagian : yaitu kuliah lapangan Bayat dan kuliah lapangan mandiri. Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas kuliah lapangan mandiri. Kuliah lapangan ini di mulai dengan pengundian kavling wilayah pemetaan, pada tahun 2025 ini, pemetaan mandiri dilaksanakan pada zona Rembang, selain pengundian kavling, dilakukan juga pengundian kelompok dan asisten kelompok yang akan membantu kita dalam mengolah data- data tentatif. Setelah didapatkan undian kavling, rangkaian selanjutnya adalah mengolah data tentatif dari kavling masing – masing dengan data sekunder berupa peta Geologi regional, artikel, maupun jurnal pada wilayah pemetaan masing – masing. Data – data tentatif ini dapat membantu kita dalam pemetaan mandiri.