Arsip:

SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak

Menelusuri Jejak Geologi Sempor: Membaca Batuan dan Bentang Alam dari Lapangan

Kegiatan Pemetaan Geologi Mandiri di Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, menjadi kesempatan untuk memahami kondisi geologi secara langsung melalui pengamatan di lapangan. Kavling pemetaan yang mencakup wilayah Desa Somagede dan Kenteng memiliki luas sekitar 4 × 5 km dengan kondisi morfologi yang didominasi oleh perbukitan. Dalam pemetaan ini, dilakukan berbagai kegiatan seperti pengamatan dan deskripsi singkapan, pengukuran struktur geologi, pengambilan sampel, serta pencatatan kondisi lapangan pada 106 stasiun pengamatan (STA). Dari hasil pengamatan, diidentifikasi enam satuan batuan, yaitu lempung hitam Kompleks Lok Ulo, batulempung Formasi Karangsambung, breksi fragmen batupasir dan batulemoung Formasi Totogan, batupasir Formasi Waturanda, breksi andesit Formasi Waturanda, intrusi diabas atau mikrogabro, serta beberapa variasi litologi yang menyusun masing-masing satuan tersebut. Persebaran batuan dan hubungan antar satuan tersebut memberikan gambaran mengenai perkembangan geologi daerah Sempor yang berlangsung melalui proses sedimentasi, deformasi, hingga aktivitas magmatik. read more

Mengenal Wadaslintang melalui Singkapan dan Bentang Alamnya

Pemetaan Geologi Mandiri merupakan salah satu kesempatan bagi mahasiswa Teknik Geologi untuk mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari selama perkuliahan secara langsung di lapangan. Saya berkesempatan melakukan pemetaan di daerah Trimulyo dan sekitarnya, Kecamatan Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Daerah ini menyimpan kondisi geologi yang cukup menarik dengan bentang alam perbukitan, vegetasi yang cukup lebat, serta singkapan batuan yang tersebar di berbagai lokasi. Selama pemetaan, saya tidak hanya belajar mengenali batuan dan struktur geologi, tetapi juga memahami medan serta berinteraksi dengan masyarakat yang tinggal di sekitar daerah pemetaan. read more

Pemetaan Geologi Mandiri Daerah Sendangdalem dan Sekitarnya dalam Memahami Karakteristik Geologi dan Potensi Lokal

Pemetaan Geologi Mandiri dilaksanakan pada tanggal 8–30 Juli 2026 di daerah Sendangdalem dan sekitarnya dengan cakupan area sekitar 4×5 km yang melintasi Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Wonosobo. Hari pertama kegiatan digunakan untuk orientasi medan dan identifikasi akses guna menentukan lintasan pemetaan pada hari-hari berikutnya. Perencanaan lintasan didasarkan pada kenampakan morfologi dengan memanfaatkan fitur Terrain dan Street View pada Google Maps untuk memperkirakan akses sebelum dilakukan penelusuran secara langsung. Peta kerja lapangan berupa peta topografi yang memuat kontur, jalan, dan sungai disusun menggunakan ArcMap, kemudian diimpor ke Avenza Maps untuk plotting STA, pencatatan deskripsi singkapan, dokumentasi, dan perekaman lintasan. Pengambilan data pada setiap singkapan dilakukan melalui observasi, deskripsi litologi, pengukuran orientasi, pencatatan, pengambilan sampel, dan dokumentasi. Pengukuran orientasi perlapisan batuan maupun struktur geologi dilakukan menggunakan kompas geologi, hasil pengukuran dicatat pada fitur deskripsi yang tersedia. Sebanyak 70 STA representatif berhasil dicatat selama kegiatan pemetaan. Hasil pengamatan menunjukkan daerah penelitian tersusun atas satuan tuf karbonatan, batupasir tufan karbonatan, breksi basalt, dan batupasir, serta memiliki satuan geomorfologi berupa perbukitan struktural terdenudasi rendah, sedang, dan tinggi. Selain itu, ditemukan struktur geologi berupa sesar naik, antiklin, dan sinklin. Satuan breksi basalt merupakan litologi yang paling dominan, menempati >50% area kavling, sementara satuan batupasir memiliki persebaran paling terbatas. Keterbatasan tersebut kemudian terkonfirmasi melalui korelasi dengan data kelompok pada area bertampalan, yang menunjukkan bahwa persebaran utama batupasir berkembang lebih luas di area kavling lain. read more

Pemetaan Geologi Dan Potensi Geosite Daerah Plipiran Dan Sekitarnya, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah

Kabupaten Purworejo adalah salah satu daerah di Provinsi Jawa Tengah yang memiliki variasi fisiografi, dari daerah rendah hingga kawasan perbukitan di sisi utara. Salah satu daerah pegunungan tersebut adalah Kecamatan Bruno, yang berada di bagian utara Kabupaten Purworejo. Kecamatan Bruno memiliki topografi yang terdiri dari perbukitan, lembah, dan sistem sungai yang berkembang dengan baik. Salah satu lokasi di Kecamatan Bruno yang menarik untuk diteliti dari sudut pandang geologi adalah Desa Plipiran dan daerah sekitarnya. Desa Plipiran memiliki keadaan geomorfologi yang ditandai oleh bukit-bukit dan lembah-lembah yang banyak terdapat aliran sungai, sumber mata air, curug, dan air terjun. Secara regional, wilayah Bruno terletak dalam konteks Zona Serayu Selatan dan terdiri atas beberapa satuan batuan, termasuk Formasi Halang dan Formasi Peniron. Formasi Halang umumnya terdiri dari perselingan batupasir, batulanau, batulempung, tuf, dan breksi, sedangkan Formasi Peniron lebih sering ditemukan dalam bentuk breksi, batupasir, dan batuan vulkaniklastik. read more

Pemetaan Geologi di Kecamatan Karangkobar dan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara: Menelusuri Struktur, Litologi, dan Kontribusinya bagi Pembangunan Berkelanjutan

Lokasi: Kecamatan Karangkobar dan Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah

Kegiatan pemetaan geologi merupakan salah satu tahapan penting dalam memahami kondisi permukaan dan bawah permukaan (menggunakan sayatan geologi) suatu wilayah, baik untuk kepentingan akademik, mitigasi bencana, maupun perencanaan pembangunan. Pada kesempatan ini, kegiatan pemetaan geologi dilakukan di kavling saya yang berada di wilayah Kecamatan Karangkobar, Kecamatan Wanayasa, dan sekitarnya, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah. Aktivitas pemetaan meliputi pengamatan singkapan batuan, pengukuran kedudukan lapisan batuan (strike/dip), pengamatan struktur geologi, identifikasi jenis litologi, serta pencatatan kondisi morfologi di sepanjang lintasan pemetaan. Data lapangan tersebut kemudian diolah menjadi peta geologi yang menggambarkan sebaran satuan batuan, pola struktur, dan bentang alam pada kavling. read more

Pentingnya Kelestarian Lingkungan Bagi Ketersediaan Sumber Air Bersih

Sumber: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-8567434/pentingnya-kelestarian-lingkungan-bagi-ketersediaan-sumber-air-bersih

Air Minum dalam Kemasan (AMDK) berasal dari berbagai jenis sumber air, salah satunya mata air pegunungan yang dikenal memiliki kualitas alami yang baik. Namun, tidak sedikit yang bertanya, bagaimana sumber air tersebut tetap tersedia meski dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air minum dalam jumlah besar? Jawabannya tidak hanya bergantung pada banyaknya air yang tersimpan di bawah tanah. Keberlanjutan sumber air sangat ditentukan oleh proses alami yang berlangsung di kawasan resapan (recharge area) serta upaya menjaga kelestarian lingkungan di sekitarnya. Tanpa kawasan resapan yang tetap berfungsi dengan baik, cadangan air tanah dapat berkurang dan kualitasnya lebih berisiko mengalami penurunan. read more

Water Security from Volcanic Aquifers: A Groundwater Ridge to Reef Approach

The Department of Geological Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Gadjah Mada (UGM), organized a guest lecture entitled “Water Security from Volcanic Aquifers: A Groundwater Ridge-to-Reef Approach” on Wednesday, January 21, 2026. The event was held in a hybrid format, with onsite participation at Meeting Room 2.1 (2nd Floor), Department of Geological Engineering, FT UGM, and online via Zoom.

The lecture featured Alix Toulier, Ph.D., a hydrogeologist and researcher from the HydroSciences Laboratory, University of Montpellier, France, as the main speaker. The event attracted 30 onsite participants and 58 online participants, reflecting strong interest in groundwater and water security issues in tropical volcanic regions. Participants came from a wide range of backgrounds, including government institutions and research organizations such as the Center for Groundwater and Environmental Geology (PATGTL), BRIN, the Ministry of Public Works and Housing (PUPR), the Central Java Provincial Energy and Mineral Resources Office (ESDM), and the Groundwater Conservation Agency (BKAT). The audience also included representatives from PAAI (the Indonesian Groundwater Association), the NGO Jagasemesta, universities such as ITB, UNDIP, UB, and UNPAD, the private sector (AQUA Danone), as well as lecturers, undergraduate students, master’s students, and doctoral candidates from the Department of Geological Engineering at UGM. read more

Alix Toulier Bawakan Kuliah Tamu Bertajuk Water Security from Volcanic Aquifers: A Groundwater Ridge to Reef Approach

Departemen Teknik Geologi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada menggelar guest lecture bertajuk “Water Security from Volcanic Aquifers: A Groundwater Ridge to Reef Approach” pada Rabu (21/1/2026). Acara yang berlangsung di Meeting Room 2.1, Lantai 2 Departemen Teknik Geologi Fakultas Teknik UGM ini digelar secara hybrid, memadukan kehadiran langsung dan partisipasi daring melalui Zoom. Acara ini menghadirkan Alix Toulier, Ph.D. dari Hydrosciences Laboratory, University of Montpellier, Prancis, sebagai pembicara utama. Kegiatan diikuti oleh 30 peserta onsite dan 58 peserta melalui Zoom, mencerminkan antusiasme yang tinggi terhadap topik ketahanan air di wilayah akuifer vulkanik. read more

Mengulik Indahnya Sabana Daerah Sambonganyar, Wonosemi, Dan Sekitarnya : Perjalanan Pemetaan Geologi Di Atas Antiklin Yang Panjang

Penulis: Rifki Kadri Siagian

Pemetaan Kuliah Lapangan Geologi merupakan ajang yang berkesan dan penuh tantangan dalam proses mengasah keterampilan lapangan seorang mahasiswa Teknik Geologi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada. Pengalaman yang berharga, penuh tantangan dan dedikasi dalam mencari hal yang tersembunyi dari suatu wilayah pemetaan. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Sambonganyar, Wonosemi, Banjarejo, dan sekitarnya, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah. Kavling 110 dengan luas 4 × 5 km ini masuk ke dalam Zona Rembang, zona yang luas dan penuh dengan struktur-struktur geologi di dalamnya. read more

Pemetaan Daerah Parengan, Tuban: Antara Singkapan, Masyarakat, dan Pelajaran Kehidupan

Penulis: Tattaquna Ghulam Winuyaka

Wilayah Eksplorasi Kami: Parengan, Tuban

Parengan, sebuah kecamatan di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mungkin sekilas terlihat seperti kawasan pedesaan biasa yang tenang. Namun, di balik perbukitan dan lahan pertaniannya, tersimpan sejarah panjang bumi yang terekam dalam batuan sedimen berumur Miosen hingga Pliosen. Daerah ini menjadi lokasi kuliah lapangan kami selama 20 hari, sebuah perjalanan yang bukan hanya mengasah keterampilan geologi, tetapi juga membentuk cara pandang saya terhadap kehidupan dan masyarakat. read more