Menyingkap Geologi Kaliwiro: Catatan Dari Pemetaan Geologi Mandiri 2026

Kegiatan Pemetaan Geologi Mandiri 2026 membawa saya ke perbukitan Kecamatan Kaliwiro, Wonosobo, kavling saya terdiri dari 6 formasi batuan, yaitu Formasi Waturanda (Tmw), Penosogan (Tmp), Halang (Tmph), Peniron (Tpp), Damar (Qtd), dan Ligung (Qtlb). Aktivitas pemetaan dilakukan dengan menelusuri lintasan sungai dan bukaan jalan untuk mengamati singkapan, mencatat litologi, dan menentukan hubungan antarformasi, yang kemudian disusun menjadi peta geologi permukaan kavling.

Fitur geologi lokal yang menonjol adalah kontras litologi : lima formasi (Waturanda, Halang, Peniron, Damar, Ligung) didominasi breksi, sementara Penosogan justru tampil berbeda dengan perlapisan batupasir karbonatan, batupasir, dan batulempung yang lebih halus dan berlapis rapi. Breksi andesit yang melimpah di kavling ini juga dimanfaatkan warga sebagai bahan bangunan (pondasi, batu tepi jalan, batu hias), namun morfologi perbukitan berlereng dengan tanah lempung berplastisitas tinggi membuat wilayah ini rawan gerakan tanah.

Breksi Formasi Halang
Breksi Formasi Peniron
Perlapisan Batupasir Penosogan

Peta geologi yang dibuat dapat mendukung zonasi kawasan rawan longsor untuk perencanaan tata ruang, mengarahkan pemanfaatan bahan galian breksi secara lebih terkendali, serta menjadi data dasar kebumian untuk perencanaan infrastruktur dan edukasi geowisata.

Kegiatan ini mendukung SDG 11 (permukiman berkelanjutan, lewat pemetaan zona rawan longsor), SDG 9 (infrastruktur, lewat data sebaran bahan galian lokal), SDG 12 (konsumsi bertanggung jawab, lewat penambangan batu yang lebih terukur), SDG 13 (aksi iklim, lewat mitigasi risiko longsor akibat hujan tinggi), dan SDG 4 (pendidikan, lewat potensi lokasi ini sebagai sarana belajar lapangan geologi).

Kavling Kaliwiro membuktikan bahwa satu wilayah kecil dapat merekam sejarah bumi yang panjang, sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitarnya melalui pemahaman risiko dan potensi sumber daya yang dimilikinya.

Penulis: Kharisma Ronauli Sitanggang

 

Humas Departemen | Oktober 2026